Close

Digerebek Warga, si Wanita Berdiri Gelisah

mesum 2
ilustrasi

PADANG, METRO–Sepasang kekasih ditangkap warga Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Kototangah, Jumat (6/5) dini hari. Penangkapan dilakukan warga karena mencurigai tingkah muda-mudi berdua saja di tempat sepi dan gelap.

Dugaan perbuatan mesum pasangan Adam dan Hawa ini pertama kali diketahui salah seorang warga, Andrizal (25). Pemuda ini mencurigai sepasang kekasih yang tengah berduaan di kawasan Jalan Rambutan, Koto Panjang Ikua Koto.

Saya curiga melihat keduanya nampak gelisah dan mondar-mandir saja. Lalu, saya ikuti kemana mereka pergi untuk membuktikan kecurigaan saya. Rupanya mereka mencari tempat aman dan gelap, ungkap Andrizal, saat memberi keterangan di kantor Sat Pol PP Padang.

Sekitar pukul 22.30 WIB, kata Andrizal, ia kehilangan jejak pasangan kekasih tersebut. Berselang 15 menit kemudian, atau sekitar pukul 22.45 WIB, pasangan tersebut muncul kembali dan berhenti di tempat gelap dan memarkirkan sepeda motor dalam keadaan mesin masih menyala.

Selanjutnya, Andrizal mulai melakukan pengintaian selama lima menit untuk memastikan apa yang dilakukan sepasang anak muda yang sedang dimabuk asmara ini. Kemudian, pada pukul 23.15 WIB, karena kecurigaannya semakin besar, maka ia memutuskan untuk menginterogasi pasangan tersebut.

Ketika ia menemui pasangan tersebut, yang wanitanya gelisah dan mencoba memperbaiki celana. Mereka nampak ketakutan saat tertangkap basah, kata Andrizal.

Karena marah dan kampungnya dinodai, pemuda ini langsung memanggil warga tokoh masyarakat untuk mengamankan pria dan perempuan yang mengaku RD (22) dan teman wanitanya, ID (22) di pos pemuda.

Saat warga memintai keterangannya, pasangan tersebut tidak mau mengakui perbuatannya, dan tidak mau memenuhi tuntutan warga atas perbuatan tidak senonoh mereka untuk membayarkan denda. Pasangan tersebut masih tetap ngotot dan mengatakan tidak bersalah.

Mereka membantah dan mencoba melawan warga. Saat warga meminta denda kepada mereka mereka tidak mau dan malah ngotot untuk dilepaskan atau dibawa ke Satpol PP Kota Padang, tuturnya.

Dalam keterangannya, RD (22) mengatakan, ia ingin meminta utang kepada temannya di daerah Lubuk Minturun. Tapi ia tidak mengetahui rumah temannya tersebut. Setiba di lokasi, ia memberhentikan motor dan mencoba menghubungi temannya itu.

Saya mau temui teman saya, tapi tidak tahu dimana rumahnya. Rencananya saya ingin menelepon dia. Tangan saya pada posisi pinggang pada waktu itu, tidak ada kami melakukan perbuatan senonoh seperti yang dituduhkan warga itu, katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Padang Firdaus Ilyas mengatakan, untuk memastikan apakah pasangan yang ditangkap warga sudah melakukan perbuatan terlarang, maka petugas memanggil kedua orantuanya.

Selain itu, RD dan ID diberi pemahaman, karena tak baik pasangan muda-mudi berboncengan di tempat gelap hingga larut malam. (cr9)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top