Close

Digerebek Warga, Pasangan Diduga Mesum Digiring ke Pol PP

DIGEREBEK— Diduga berbuat mesum, seorang duda dan wanita lajang digiring ke Mako Satpol PP Padang, Kamis (22/4) malam.

TAN MALAKA, METRO
Diduga berbuat mesum di malam bulan Ramadhan pria paruh baya dengan salah seorang perempuan terpaksa harus berurusan dengan Satpol PP Padang pada, Kamis (22/4). Berawal dari kecurigaan masyarakat ulah gerak gerik mereka, yang sering melihat pria paruh baya ini membawa perempuan ke rumah tersebut.

“Telah berulang melakukan hal yang sama, warga setempat melihat pria ini membawa perempuan kedalam rumahnya yang berada di kawasan perumahan Griya Emya Hasanah, Jalan Arai Pinang, Kelurahan Pengambiran Kecamatan Lubuk Begalung, Padang,” ungkap DS ketua Pemuda setempat.

Sekitar pukul 20.30 WIB, warga bersama ketua pemuda yang curiga akhirnya melakukan pengerebekan, saat dilakukan pengrebekan oleh warga setempat pria ini berkilah kalau perempuan tersebut masih keluarganya, untuk memastikan akhirnya masyarakat ini menyerahkan pasangan ini ke Satpol PP Padang.

“Mereka kita serahkan ke Satpol PP agar masyarakat tahu bagaimana aturan yang sebenarnya guna menghindari tindakan yang tidak bagus, serta jangan sampai warga kita melakukan kelakuan yang bertentangan dengan hukum”, sebut DS.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang Daerah (P3D) Satpol PP Padang, Bambang Suprianto mengatakan bahwa benar personilnya telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan perbuatan mesum ini.

“Untuk lebih lanjut kedua pasangan ini diproses oleh PPNS sesuai aturan yang berlaku, saat dilakukan pendataan diketahui pria berinisial PZ (53) adalah seorang duda dan perempuan berinisial BR (30) masih lajang,”sebut Bambang.

Kepada petugas, PZ mengatakan bahwa perempuan ini adalah keponakanya. Dimana tujuan ke rumahnya adalah untuk membantu membersihkan rumahnya.

“Itu alasan sementara yang bersangkutan. Setelah diproses dan membuat surat pernyataan serta diberi penjelasan barulah mereka diperbolehkan kembali ke rumah mereka,”ucap Bambang.

Sementara itu, Kasat Pol PP Padang, Alfiadi mengatakan bahwa kepedulian masyarakat terhadap hal-hal yang menganggu ketertiban umum sangat diapresiasi.

“Dengan adanya kepedulian dan tidak main hakim sendiri tentu ketertiban dan ketentraman masyarakat dapat dirasakan dan terpelihara oleh masyarakat kita,” paparnya.

Ia juga berharap masyarakat menjaga etika serta menghargai norma-norma yang berlaku di daerah kita yaitu norma agama dan adat, karena kita masih menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top