Menu

Digelapkan Anak Buah, Notaris di Payakumbuh Lapor Polisi

  Dibaca : 95 kali
Digelapkan Anak Buah, Notaris di Payakumbuh Lapor Polisi
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 

PAYAKUMBUH, METRO–Seorang Notaris di Paya­kumbuh, Sri Rejeki Sukses­susilawati (57) beralamat di Jalan Pacuan Kelurahan Kubu Tapak Rajo Keca­ma­tan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, mela­por­kan anak buahnya beri­nisial RH ke Polres Paya­kumbuh dalam kasus du­gaan Tindak Pidana Peni­puan dan atau Penggelapan yang diduga dilakukan RH yang selama ini bekerja di Pejabat Pembuat Akte No­taris (PPAT) miliknya.

Kepada Polisi di Mapol­res Payakumbuh sesuai Laporan Polisi (LP) Nomor : STTLP/197.a/VI/2021/SPKT/POLRES PAYAKUMBUH/POLDA SUMBAR tertan­ggal 28 Juni 2021, Sri Rezeki menyebutkan bahwa ia te­lah mengalami kerugian  Rp. 250 juta akibat perbua­tan RH.

Dalam Laporan Polisi tersebut, menurut Sri, keja­dian itu ia ketahui pada Jumat 5 Maret 2021 sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu ia (Sri Rejeki Sukses­susila­wati.red) bersama seorang karyawannya bernama Az­mi, melakukan pemerik­saan terhadap berkas-ber­kas penting berupa Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Penghasilan (PPH). Berkas tersebut merupakan berkas yang ditugas­kann­nya kepada terlapor RH untuk dibayarkan pajak­nya ke Kantor Pajak Kota Paya­kumbuh beserta uang bea BPHTB dan PPH.

Namun hal itu (mem­bayar ke Kantor Pajak.red) tidak kunjung dibayarkan/diproses, dan berkasnya tidak ditemukan lagi. Na­mun terlapor RH tidak me­ngakui perbuatannya meng­gelapkan dokumen-doku­men berupa BPHTB dan PPH serta uang pajak ter­sebut.

“Iya, saya melaporkan RH ke Mapolres Payakum­buh beberapa waktu lalu dalam perkara/kasus Tin­dak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan. Dimana saya mengalami kerugian sekitar 250 juta,” sebut  Sri kepada wartawan, Senin (19/7).

Di tempat terpisah, Ka­pol­res Payakumbuh, AKBP. Alex Prawira melalui Kasat Reskrim, AKP. Akno Pilindo didampingi Kanit 1, Resum IPDA. Aiga Putra kepada wartawan mengatakan bah­wa dalam perkara itu pihaknya telah menetapkan satu orang tersangka. “ Perkara sudah naik sidik, SPDP sudah dikirim ke Jak­sa. Tersangka 1 orang,” ucapnya melalui WA. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional