Menu

Dies Natalis ke-65 dan Launching PTN-BH Universitas Andalas, Presiden: Perkuat Riset dan menjadi Pusat Pengembangan SDM

  Dibaca : 73 kali
Dies Natalis ke-65 dan Launching PTN-BH Universitas Andalas, Presiden: Perkuat Riset dan menjadi Pusat Pengembangan SDM
SAMBUTAN PRESIDEN— Presiden RI Joko Widodo memberikan sambutan saat Dies Natalis ke-65 Unand serta launching Universitas Andalas menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum, Senin (13/9) melalui video conference di Convention Hall Unand.

PADANG, METRO–Lustrum XIII Dies Natalis ke-65, Senin (13/9) ditandai dengan launching Perguruan Tinggi Negeri-Berbadan Hukum (PTN-BH) Universitas Andalas yang langsung dilakukan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo via video di Convention Hall Unand. Selain Presiden RI Joko Widodo, barisan para Menteri pun turut memberikan ucapan selamat kepada kampus beralmamater hijau tersebut.

Jokowi mengharapkan Universitas Andalas mampu menyumbangkan berbagai solusi bagi berbagai persolan bangsa. “Saya ucapkan selamat Dies Natalis ke-65 pada seluruh civitas akademika keluarga besar Universitas Andalas. Dalam menga­rungi tantangan disrupsi, Universitas Andalas harus terus mengembangkan eko­sistem pembelajaran yang adaptif dan inovatif,” ujar Jokowi.

“Memperkuat riset dan inovasi secara berkelan­jutan serta ikut berkon­tribusi dalam memberikan solusi dalam memecahkan persoalan-persoalan bang­sa,” sambungnya.

Dia pun meminta agar Universitas Andalas harus menjadi pusat pengem­bangan SDM yang unggul. Caranya, dengan memberi ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi maha­siswa dalam mengem­bang­kan talentanya.

Presiden meng­ingat­kan agar mahasiswa difa­silitasi un­tuk belajar kepa­da siapa saja, di mana saja, dan tentang apa pun. Serta mengundang talenta hebat di luar kampus baik dari kalangan praktisi dan pro­fesional untuk menjadi pe­ngajar dan mentor bagi para mahasiswa.

“Dalam proses yang sangat menantang ini, di­bu­tuhkan jejaring dan kola­borasi. Kerja sama dengan organisasi-organisasi dan paktisi harus terus di­do­rong,” tegasnya.

Jokowi menekankan, kolaborasi dengan para praktisi termasuk dengan para pelaku industri harus terus digalakkan dalam berbagai bentuk program. Antara lain, melalui men­toring mahasiswa lalu mem­­fa­silitasi magang ma­ha­­siswa ke dunia in­dus­tri sampai dengan mem­per­banyak tenant industri di dalam kampus.

Meski demikian, Jokowi juga mengingatkan agar Universitas Andalas tidak boleh melupakan akar ke­rak­yatan dan karakter ke­bang­saan. “Memperkuat kampus sebagai benteng persa­tuan, rumah ber­sa­ma un­tuk memperoleh ke­sa­da­ran tentang ke­bhine­kaan,” tutur Jokowi.

Dia pun mengingatkan bahwa Universitas Andalas merupakan perguruan ting­­gi pertama yang didiri­kan di Pulau Sumatera. Kampus ini mere­presen­tasikan harapan kemajuan bangsa seperti yang selalu diperjuangkan oleh pro­kla­mator kemerdekaan, Mo­ham­mad Hatta.

“Universitas Andalas didirikan dengan visi yang sangat maju, memper­tinggi kecerdasan bangsa Indonesia dalam arti se­luas-luasnya dalam ber­bagai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mewu­jud­kan kejayaan bangsa,” ungkap Jokowi.

Sementara itu, Mendik­bud­tis­tekdikti Nadiem An­war Makarim juga turut meng­ucapkan selamat ke­pa­da dengan harapan Unand kedepan akan lebih baik lagi. “Unand di usia ke 65 masuk menjadi 16 per­gu­ruan tinggi di Indonesia yang terdaftar sebagai PTNBH, hal tersebut tentu akan memberikan otonomi lebih besar kedepannya, Unand akan menjadi mag­nit bagi industri besar da­lam berko­laborasi untuk Indonesia maju,” kata Na­diem.

Nadiem juga mem­beri­kan semangat bagi civitas akademika Unand untuk lanjutkan terus program kampus merdeka sesuai profil akademik Unand dan membuka program studi sesuai tren dunia pendi­dikan kedepan.

“Kolaborasi mari terus ge­lorakan semangat kita se­mua untuk wujudkan mer­deka belajar,” ujar Na­diem.

Kemudian, Rektor Unand Yuliandri dalam sam­­bu­tan­nya juga menga­ta­kan bahwa dalam waktu ke­­depan, Universitas An­dalas diupayakan masuk < 500 world rangking.

“Visi kita menjadi Universitas terkemuka dan ber­mar­tabat nasional dan inter­nasional, dan kede­pannya kami berharap bisa men­dobrak world rangking di angka < 500,” katanya. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional