Menu

Diduga Terpapar Corona, IRT Enggan Dirujuk ke RSUD

  Dibaca : 1010 kali
Diduga Terpapar Corona, IRT Enggan Dirujuk ke RSUD
MEMBUJUK— Petugas gabungan di PuskeACsmas Tanjung Ampalu berusaha membujuk seorang IRT diduga terpapar Covid-19 yang menolak dirujuk ke RSUD Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO
Seorang ibu rumah tangga (IRT), warga Sijunjung yang diduga terpapar Covid -19, enggan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Sijunjung dengan standar penanganan Covid-19, karena merasa dirinya hanya mengalami sakit biasa.

Sejumlah petugas penangan covid-19, terus berupaya memberikan pengertian agar yang bersangkutan segera dirujuk. Sebab, dari hasil pemeriksaan medis, gejala gangguan kesehatan yang dialaminya mirip dengan ciri-ciri gejala terpapar virus corona,

Wanita berusia 35 tahun tersebut, diduga terpapar virus corona berawal saat dia mendatangi Puskesmas Tanjung Ampalu, Rabu (8/4), untuk memeriksa kesehatannya.

Dari hasil pemeriksaan medis di Puskemas, ditemukan beberapa gejala dampak kesehatan yang dialami wanita tersebut, seperti suhu panas tubuh tinggi, demam dan batuk.

Apalagi dari riwayat perjalanannya tiga minggu sebelumnya, bahwa wanita tersebut baru datang dari luar kota.

Petugas medis, setelah menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan dan beberapa gejala yang dialaminya, menyarankan agar wanita tersebut segera dirujuk ke RSUD, sesuai dengan standar penangan Covid-19.

Wanita tersebut sempat menolak karena dia merasa tidak terpapar, dan sakit yang dialaminya hanya gejala demam biasa. Bahkan dia meminta untuk kembali pulang ke rumahnya.

Petugas medis tersebut langsung menghubungi tim dari Kecamatan. Pihak Kepolisian Polsek Koto VII dan tim lainnya langsung mendatangi Puskesmas dan berupaya memberikan pemahaman kepada wanita tersebut.

Setelah mendapatkan penjelasan dari tim Kecamatan, wanita itu pun akhirnya memahami dan bersedia untuk dirujuk ke RSUD. Sejumlah tim medis dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), langsung membawa wanita tersebut untuk dirujuk ke RSUD Sijunjung.

Kapolsek Koto VII Iptu Yulizaherman melalui Kasubag Humas Iptu Nasrul Nurdin membenarkan peristiwa tersebut. “Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani beberapa tahapan pemeriksaan medis di RSUD Sijunjung untuk memastikan apakah dia positif atau tidak. Mudah –mudahan saja tidak,” ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, ketika dirunut dari riwayat perjalanan yang bersangkutan, ternyata sekitar tiga minggu lalu, dia baru datang dari Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau.

“Setelah kita bujuk bersama dengan petugas medis, dengan memberi pemahaman terkait dampak penularan covid19 dan bahaya penularannya terhadap orang lain dan resiko terhadap dirinya, akhirnya dia bersedia dibawa ke RSUD Sijunjung untuk diperiksa, dengan menerapkan standar penanganan Covid-19“ sebutnya.

Polres Sijunjung dan pemerintah daerah juga terus menghimbau pada warga yang pulang dari dari daerah lain, apalagi dari daerah terjangkit untuk segera melapor ke petugas gugus covid, atau pada aparatur Kecamatan atau Nagari. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional