Menu

Diduga Mencuri Thermo Gun, Oknum Pimpinan DPRD Pasbar Dipolisikan

  Dibaca : 463 kali
Diduga Mencuri Thermo Gun, Oknum Pimpinan DPRD Pasbar Dipolisikan
Ilustrasi

PASBAR,METRO
Salah seorang oknum pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bersama dengan stafnya terekam CCTV diduga mencuri thermo gun (alat ukur suhu tubuh) yang ditaruh di pintu masuk kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar.

Dari rekaman CCTV yang terpasang di kantor BPBD, terlihat mobil sedan warna silver dengan plat merah datang ke depan kantor. Kemudian, turun orang yang diduga oknum pimpinan DPRD Pasbar bersama dua orang staf. Setelah itu, salah seorangnya mengambil thermo gun di atas meja piket TRC PB kantor BPBD. Setelah itu, mereka pergi dari lokasi.

Mengetahui Thermo Gun yang merupakan aset negara itu hilang, pihak BPBD Pasbar pun langsung melaporkan aksi dugaan pencurian itu ke Polres. Menindaklanjuti laporan itu, penyidik pun memintai keterangan dari saksi-saksi dan telah memasuki tahap penyelidikan.

“Saya pagi tadi diminta keterangan oleh penyidik Polres Pasbar terkait hilangnya thermo gun dan terkait rekaman CCTV itu. Dilihat dari CCTV sepertinya oknum pimpinan DPRD bersama dua orang stafnya yang mengambil thermo gun tersebut,” kata Kepala Bidang Kedaruratan Logistik BPBD Pasbar Decky H Sahputra di Simpang Empat, Minggu (12/7).

Decky menjelaskan,penyidik memberikan sejumlah pertanyaan terkait kronologis hilangnya alat pengukur suhu pada Jumat (10/4) lalu. Alat itu sangat dibutuhkan untuk mengukur suhu pegawai yang akan masuk ke kantor BPBD sebagai protokol pencegahan Covid-19.

“Sebagai dari bidang yang bertanggungjawab terkait alat itu, tentu ia tidak ingin anggotanya tertuduh yang mengambil aset milik negara itu dan terjadi fitnah. Saya telah melihat rekaman CCTV itu. Berdasarkan CCTV ada tiga terduga pelaku datang dengan mobil sedan silver plat merah. Saya meminta Polisi mengusut tuntas persoalan ini karena sangat memalukan daerah,” ujarnya.

Sementara itu staf Pusdal Ops BPBD Pasbar ,Meri Chandra membenarkan ia membuat laporan pengaduan ke polisi pada Sabtu (11/4) terkait hilangnya alat ukur suhu tubuh itu. Menurutnya laporan pengaduan itu sengaja dibuat karena pada hari kehilangan thermo gun ia sedang bertugas piket di posko piket TRC PB kantor BPBD.

“Saya datang ke kantor BPBD sekitar pukul 09.00 WIB namun thermo gun tidak ada di meja piket. Saat itu saya menanyakan thermo gun ke petugas piket sebelum saya, mereka mengatakan thermo gun ada di meja piket TRC PB,” katanya.

Ditambahkan Meri, ia pun kembali memeriksa seluruh tempat namun thermo gun tetap juga tidak ditemukan. Maka ia melaporkan ke jajaran pimpinan.

“Karena ini milik negara dan tidak terjadi fitnah sesama staf yang piket, maka saya membuat laporan ke polisi dan hal ini sudah diketahui oleh jajaran pimpinan,” terangnya.

Ia menyebutkan awalnya pelapor tidak menyadari adanya 18 titik CCTV di kantor tempat ia bekerja. CCTV itu baru dibuka setelah laporan pengaduan polisi dibuat. Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat tiga orang datang dengan mengendarai sedan silver berplat merah pada Jumat (10/4).

“Salah seorangnya terlihat dalam rekaman mengambil thermo gun di atas meja piket TRC PB sekira pukul 07.20 WIB. Saya tidak mengenal pelaku. Namun hasil CCTV ini sudah saya serahkan ke pihak penyidik Polres Pasbar berupa soft copy di dalam flash disk,” jelasnya.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Pasbar AKP Defrizal membenarkan adanya laporan pengaduan terkait dugaan tindak pencurian thermo gun milik BPBD Pasaman Barat. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi dari pihak pelapor dan penyidik sudah mengantongi rekaman CCTV tersebut.

“Kita telah menerima laporan dari pihak BPBD terkait kasus pencurian thermo gun. Saat ini sedang dalam tahap penyelidikan. Nanti perkembangan selanjutnya akan kita sampaikan. Kasus ini sudah ditangani Satreskrim,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPRD Pasbar, Farizal Hapni, saat di konfirmasi melalui telepon seluler maupun melalui pesan WhatShapp, terkait adanya pimpinan dewan yang dilaporkan pihak BPBD Pasbar, belum memberikan keterangan.(end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional