Menu

Diduga Korupsi, Guru Besar IAIN IB Padang Dituntut 6 Tahun

  Dibaca : 1351 kali
Diduga Korupsi, Guru Besar IAIN IB Padang Dituntut 6 Tahun
HIU TERDAMPAR— Warga beramai-ramai menyaksikan hiu tutul ukuran besaar yang mati terdampar di Muara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (26/10). (Beritanya di Hal.2)
salmadanisss

Guru besar IAIN Imam Bonjol Padang, Prof Salmadanis dituntut enam tahun penjara, denda Rp1 miliar dan subsider 6 bulan kurungan penjara. JPU menuntut Salmadanis dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Kampus III IAIN.

PADANG, METRO–Guru besar IAIN Imam Bonjol Padang, Prof Salmadanis dituntut enam tahun penjara, denda Rp1 miliar dan subsider 6 bulan kurungan penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Salmadanis dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Kampus III IAIN Imam Bonjol.

Dalam pembacaan tuntutan oleh JPU Ekky, Suparjo dan Lily Maria secara bergantian, di Pengadilan Negeri (PN) Padang, disebutkan Salmadanis telah melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) UU RI no 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan UU no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Setelah tuntutan dibacakan, Syaril selaku penasehat hukum (PH) Salmadanis, meminta kepada ketua majelis untuk menunda sidang pada hari kamis minggu depan. Namun, ketua majelis tidak mengabulkan permintaan PH tersebut, hakim beralasan sidang harus diputus secepatnya.
“Kami minta sidang dilanjutkan Kamis (1/12). Surat permohonan untuk berobat juga diajukan, karena klien kami sedang sakit,” ujar Syaril, ketika menyerahkan surat permohonan izin berobat kepada ketua majelis hakim.

Hakim ketua Yose Ana Rosalinda, didamping hakim anggota Perry Desmarera dan Emria, mengabulkan permohonan terdakwa.

Berdasarkan uraian fakta persidangan yang didukung dengan total 97 alat bukti, berupa keterangan saksi-saksi, keterangan ahli, surat dan keterangan terdakwa yang didukung dengan adanya barang bukti. Perbuatan terdakwa selaku panitia pengadaan tanah kampus III IAIN IB Padang, telah mengakibatkan timbulnya kerugian keuangan negara senilai Rp1.946.701.050, dengan hilangnya hak penguasaan negara tanah seluas 65.231 m2.

Sementara itu, Eri Satria Pilo selaku partner dalam pengadaan tanah ini, juga dituntut dengan tuntutan yang sama (tuntutan terpisah). Terdakwa Eli juga mengajukan pledoi (pembelaan) atas tuntutan JPU, seperti dalam dakwaan JPU dikatakan, kasus ini berawal dari adanya pagu anggaran pembiayaan untuk IAIN Imam Bonjol Padang yang berasal dari dana APBN Perubahan 2010 sebesar Rp37,5 miliar untuk kegiatan pengadaan tanah.

Untuk merealisasikan pengadaan tanah tersebut, Rektor IAIN Imam Bonjol Padang selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menerbitkan Surat Keputusan Rektor IAIN Imam Bonjol Padang tentang Panitia Pengadaan Tanah untuk Bangunan Kampus III IAIN Imam Bonjol Padang TA 2010. Dalam surat keputusan tersebut, Salmadanis ditunjuk sebagai ketuanya.

Setelah terbentuknya panitia pengadaan tanah untuk bangunan kampus III IAIN Imam Bonjol Padang, selanjutnya pada 2 Oktober 2010 diadakan pertemuan bersama dengan anggota panitia lainnya. Rapat itu membahas langkah-langkah yang akan dilakukan panitia untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Selanjutnya pada 6 Oktober 2010, Salmadanis bersama-sama dengan rektor dan beberapa unsur pimpinan IAIN Imam Bonjol Padang, anggota panitia dan anggota sekretariat panitia pengadaan tanah, kembali mengadakan rapat.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Salmadanis tersebut, dengan keputusannya menyepakati lokasi pengadaan tanah Kampus III IAIN Imam Bonjol Padang dan pengajuan izin penetapan lokasi kampus III IAIN Imam Bonjol kepada Walikota Padang.

Walikota Padang menyetujui permohonan tersebut tentang persetujuan penetapan lokasi pengadaan tanah bagi pembangunan kampus IAIN Imam Bonjol Padang yang terletak di Balaiadang, Kecamatan Kototangah seluas lebih kurang 2.370.000 m2 (237 hektare).

Pada 10 Oktober 2010, dilakukan rapat panitia yang dipimpin Salmadanis dan dihadiri Eli Satria Pilo selaku notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).  Rapat tersebut beragendakan tentang pembahasan tim penilai harga pasar tanah dan PPAT/notaris.

Berdasarkan rapat pada 13, 17, 20, 22 dan 25 Oktober 2010 yang dipimpin Salmadanis, akhirnya bersama-sama dengan panitia pengadaan tanah dan panitia sekretariat pembebasan tanah kampus III IAIN Imam Bonjol, ditetapkan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Abdullah Fitriantoro dan Rekan-Add Consulting sebagai tim appraisal atau penilai harga untuk pengadaan tanah kampus tersebut.

Pada 9 November 2010, Salmadanis mengajukan usulan penunjukan atau penetapan oleh ketua dan pernyataan pelulusan Eli Satria Pilo sebagai notaris/PPTK kepada PPK. Kemudian pada 10 November 2010. Salmadanis bersama-sama dengan anggota panitia pengadaan tanah mengadakan pertemuan dengan Eli Satria Pilo selaku notaris dengan agenda pembicaraan penyiapan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak dan Adminitrasi Pelapasan Hak Atas Tanah oleh pemilik tanah dibantu oleh notaris.

Pada 13 Desember 2010, diadakan musyawarah dengan masyarakat pemilik lahan atau tanah yang diadakan di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kototangah yang dipimpin oleh Salmadanis. Hasil keputusan rapat yaitu pembayaran ganti rugi dilakukan dengan cara langsung ke masing-masing rekening yang pengurusannya dibantu oleh notaris.

Pada 14 November 2010, dilakukan rapat dengan keputusannya, pemerintah dalam hal ini IAIN Imam Bonjol Padang membeli tanah dari masyarakat yang sudah mempunyai sertifikat, sedangkan tanah masyarakat yang tidak bersertifikat maka pembuatan sertifikatnya ditanggung pemilik tanah. Harga ganti rugi tanah oleh tim appraisal dengan indikasi nilai pasar tanah dengan zona A senilai Rp33 ribu/m2 dan zona B senilai Rp30 ribu/m2.

Berdasarkan hasil rapat negoisasi penetapan harga ganti rugi di kantor KAN Kototangah, antara panitia pengadaan tanah dengan para pemilik atau perwakilan pemilik tanah serta tokoh masyarakat Sungai Bangek pada 5 Desember 2010, diketahui bahwa, dari 33 persil tanah tersebut luasnya 606.084 m2 terdiri dari 12 persil tanah bersertifikat dan 21 persil belum bersertifikat.

Setelah diperoleh kesepakatan antara para pemilik tanah dengan panitia pengadaan tanah, kemudian dilakukan penandatanganan akte pelepasan hak atas tanah oleh para pemilik tanah dengan PPK IAIN Imam Bonjol Padang yang dibuat oleh Eli Satria Pilo. Selanjutnya, dibuat berita acara pemeriksaan pekerjaan yang pada pokoknya menyatakan bahwa, pekerjaan Eli Satria Pilo selaku notaris/PPAT pembuat akte pelepasan hak atas tanah untuk kampus III IAIN Imam Bonjol Padang TA 2010 di Sungai Bangek tersebut sudah selesai.

Setelah dinyatakan selesai, pada 28 Desember 2010, bagian Keuangan IAIN Imam Bonjol melakukan pembayaran ganti rugi terhadap 33 persil tanah seluas 606.084 m2 tersebut kepada pemilik tanah sesuai dengan daftar nominatif dan berita acara Nomor In.05/KS.01.1.917a/2010 tanggal 5 Desember 2010 yang ditandatangani oleh Salmadanis serta akte pelepasan hak atas tanah yang dibuat oleh Eli Satria Pilo.

Salmadanis dalam kegiatan pengadaan tanah kampus III IAIN Imam Bonjol Padang TA 2010 tersebut tidak melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan ketentuan perundang-udangan yang berlaku. Yaitu Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Serta, ketentuan Peraturan Kepala BPN RI Nomor 3 Tahun 2007.

Pengadaan tanah kampus III IAIN Imam Bonjol Padang tersebut adalah merupakan kerja tim atau panitia pengadaan tanah, namun dalam kenyataannya, Salmadanis tidak melibatkan anggota panitia pengadaan tanah lainnya.

Akan tetapi, terhadap tugas dan pekerjaan panitia pengadaan tanah tersebut lebih didominasi oleh Salmadanis dengan dibantu oleh seorang anggota panitia, Asril Naska. Sedangkan terhadap anggota panitia pengadaan tanah lainnya, hanya ditugaskan terdakwa untuk melakukan kegiatan yang bersifat administrasi saja. (b)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional