Menu

Diduga Korsleting, Mobil Kijang LGX Terbakar

  Dibaca : 469 kali
Diduga Korsleting, Mobil Kijang LGX Terbakar
PADAMKAN API— Petugas Damkar berupaya memadamkan api yang membakar mobil Kijang LGX di jalan samping Pengadilan Negeri Kotobaru, Solok.

SOLOK, METRO
Mobil Toyota Kijang LGX yang sedang melaju di kawasan kompleks perkantoran tepatnya di jalan samping Pengadilan Negeri Kotobaru, tiba-tiba terbakar, Rabu sore (24/6). Untungnya, ketika api mulai membesar, sopir mobil berhasil keluar untuk menyelamatkan diri.

Meski tak ada korban jiwa, kebakaran mobil di jalanan Kota Solok ini menarik perhatian warga maupun pengendara yang melintas dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api baru dapat dipadamkan setelah dua unit mobil Damkar tiba ke lokasi untuk melakukan penyemprotan air.

Dari informasi yang didapat di lokasi mobil dengan nomor polisi BA 1288 AN yang terbakar merupakan milik Zulfadli (55), warga kelurahan Pasar Pandan Air Mati (PPA), Kota Solok. Awalnya, Zulfadli mengemudikan mobil melaju memasuki jalan disamping kantor Pengadilan Negeri Koto Baru.

Entah apa penyebabnya, tiba tiba kepulan asap hitam terlihat membumbung dari arah mesin. Mobil berwarna silver tersebut langsung diselimuti api yang begitu cepat berkobar. Kejadian terbakarnya mobil itu menurut warga terjadi sekitar pukul 14.30 Wib.

Spontan kejadian tersebut menarik perhatian warga sekitar dan pengendara kendaraan bermotor lainya yang lewat. Tidak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Satpol PP dan Damkar kabupaten Solok langsung tiba di lokasi untuk memadamkan api. Sekitar setengah jam kemudian, api dapat dipadamkan dan kondisi mobil sudah hangus terbakar.

Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho melalui Kapolsek Kubung, AKP Afdimon membenarkan peristiwa tersebut. Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa dan sopir mobil berhasil menyelamatkan diri. Diduga penyebab kebakaran mobil lantaran ada korsleting pada sistem pengapian mobil.

“Anggota juga sudah memintai keterangan dari pemilik mobil dan saksi di lokasi kejadian. Untuk kepentingan penyelidikan, petugas langsung memasang garis polisi. Dugaan sementara karena kosrleting. Ditaksir kerugian pemilik mobil akibat kejadian itu sekitar Rp78 juta,” ungkap AKP Afdimon. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional