Close

Diduga akan Berbuat Mesum, 3 Pasang Remaja Digerebek Warga di Lubuk Begalung

DIDUGA AKAN MESUM— Tiga pasang remaja yang diamankan warga lantaran akan berbuat mesum diserahkan ke Satpol PP Padang.

PADANG, METRO–Warga di kompleks perumahan Nuansa Griya, Kampung Jua, Kelurahan Pengambiran Ampalu, Keca­matan Lubuk Begalung, mengamankan tiga pasangan remaja lantaran keberadaannya meresah­kan dan diduga akan berbuat mesum, Rabu malam (26/8).

Diamankannya tiga pasangan remaja itu, dilaku­kan warga untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, karena sebelumnya war­gapun sudah pernah me­ngamankan pasangan yang melakukan perbuatan asusila di lokasi itu. Usai diamankan, mereka dise­rahkan ke Satpol PP Pa­dang.

Sesampai di Mako Sat­pol PP Padang, tiga pasa­ngan remaja tersebut di­pro­ses sesuai aturan yang berlaku oleh PPNS Satpol PP Padang untuk dilakukan pembinaan. Selain itu juga dilakukan pemanggilan orang tua agar mengetahui apa yang telah diperbuat anaknya di sana.

Kasat Pol PP Padang, Mursalim mengatakan, ti­ga pasangan ini berinisial RH (16), LP (17), FM (19), serta 3 orang laki laki beri­nisial AG (19), RL (17), dan AF (19). Dua orang perem­puan tinggal di Kawasan Bungus, satu orang perem­puan tinggal di kawasan Kuranji, dan tiga orang laki-laki tinggal di kawasan Kampung Jua.

“Di lokasi tersebut, sepi dan minim penerangan. Lokasi itu dijadikan tempat nongkrong-nongkrong para remaja dan membuat warga sekitar menjadi re­sah. Sekira pukul 00.00 WIB, ketiga pasangan ABG ini diantarkan ke Polsek Lu­bukbegalung ke Mako Sat­pol PP,” kata Mursalim, Kamis (28/4).

Mursalim menuturkan, pihaknya mengapresiasi warga yang sudah peduli terhadap generasi muda untuk mencegah terjadi­nya maksiat. Mereka ber­sa­ma-sama dengan tokoh masyarakat untuk menja­ga kampungnya. Sesuai aturan, terhadap tiga pa­sang remaja ini dilakukan  pembinaan bersama pihak keluarga.

“Kami berharap peran serta orang tua agar lebih intens lagi dalam menga­wasi pergaulan anak-anak­nya. Sangat disayangkan jika anak-anak kita terje­rumus kepada pergaulan yang salah, sebab anak-anak sekarang adalah se­ba­gai penerus masa depan bangsa, perkuat fondasi agama adalah agar anak terhindar dari ajakan per­gaulan bebas,” pungkas­nya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top