Menu

Dicegah Potong Rambut Adik dengan Pisau, Ibu Bacok Leher Anak Kandung

  Dibaca : 1051 kali
Dicegah Potong Rambut Adik dengan Pisau, Ibu Bacok Leher Anak Kandung
DIIKAT— Warga terpaksa mengikat Helmida (30) yang mengamuk dan membacok anaknya sendiri Fahrul (8) dengan golok yang dipegangnya di rumahnya Pancung Soal, Pessel, kemarin.

PESSEL, METRO – Diduga mengalami ganguan jiwa, Helmida (30), warga Sungai Gemuruh, Nagari Inderapura Selatan, Kecamatan Pancung Soal tiba-tiba saja mengamuk, Kamis (13/9) pagi. Tragisnya, golok di tangannya melayang ke leher anak kandungnya sendiri, Fahrul (8).

Kejadian itu berawal saat adik korban, Tiara (5) menangis karena sang ibu memotong rambutnya dengan pisau cutter secara tidak wajar. Sehingga rambutnya menjadi acak-acakan. Melihat kelakuan sang ibu waktu itu, Fahrul mendatangi dan menolong sang adik dan ditarik dari ibunya.

Tak terima perbuatan Fahrul membuat Helmida marah. Tiba-tiba saja dia mengamuk dan berlari mengambil golok dan membacok Fahrul hingga mengenai leher sang anak. Untung saja golok tersebut kurang tajam, sehingga Fahrul mengalami luka yang tidak terlalu serius.

Beruntung, saat kejadian itu, tetangga mendengar dan cepat mengamankan pelaku. Bahkan, pelaku sempat diikat warga, takut terus mengamuk dan membahayakan warga lainnya. Fahrul berhasil selamat dari amukan ibu kandungnya itu.

Amrin (35), suami Hermida, mengakui bahwa istrinya memang sudah dua tahun mengalami gangguan jiwa. Ia mengatakan, gangguan jiwa yang dialami istrinya itu datangnya secara tiba-tiba. “Saya sudah pernah membawa berobat ke paranormal. Saat itu sudah sembuh, namun saat ini kambuh lagi,” katanya.

Katanya, saat kejadian dia sedang berada di ladang dan diduga istrinya kambuh lagi. ”Saya berharap istri saya sembuh dan kembali seperti biasanya. Untuk melanjutkan pengobatan, memang saya ekonomi lemah. Susah. Maka saya berharap pemerintah membantu mendapatkan BPJS Khusus (ODGJ),” ungkapnya.

Wali Nagari Inderapura Selatan, Jamalus mengatakan, kejadian bermula saat rambut adik korban dipotong semrawut oleh ibunya. Korban Fahrul mencoba menyelamatkan adiknya. “Helmida langsung melayangkan golok ke leher anaknya Fahrul. Akibatnya, Fahrul mengalami luka menganga di bagian leher,” terangnya.

Dikatakan, guna menghindari hal yang tak diinginkan, Helmida terpaksa diikat warga. Selanjutnya, korban dibawa ke bidan terdekat untuk mendapat pertolongan pertama dan sang ibu dimusyawarahkan dengan keluarga untuk dibawa ke Rumah Sakit Jiwa di Kota Padang.

Kapolsek Pancung Soal Iptu Andranova membenarkan kejadian itu. Namun, sebutnya, tidak ada laporan dari pihak keluarga karena pelakunya diduga stres. ”Tidak ada laporan dari pihak keluarga karena pelakunya stres. Sehingga hanya diselesaikan oleh pihak keluarga agar yang sakit segera diobati,” kata dia. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional