Menu

Dibawa ke Riau, Cotok Embat 2 Motor dalam Sehari, Rekannya Berhasil Kabur ke Hutan

  Dibaca : 187 kali
Dibawa ke Riau, Cotok Embat 2 Motor dalam Sehari, Rekannya Berhasil Kabur ke Hutan
PENCURI MOTOR— Cotok (33) yang mencuri dua motor dalam sehari ditangkap Satreskrim Polres Limapuluh Kota dibantu Polsek Pangkalan.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Tim Satreskrim Polres Limapuluh Kota dibantu Polsek Pangkalan menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor di jalan lintas Sumbar-Riau depan Rumah Makan Kelok Indah, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Senin (26/10) sekitar pukul 23.30 WIB.

Pelaku yang ditangkap diketahui berinisial EO alias Cotok (33) warga Jorong Koto Panjang Nagari Kubang Putiah, Kabupaten Agam, merupakan resedivis dalam kasus pencurian kendaraan bermotor di Porovinsi Riau dan divonis penjara selama enam bulan.

Namun, satu setengah sebelum ditangkap, pelaku Cotok bersama seorang kawannya Hengki mencuri sepea motor Honda BeAt dengan pelat nomor BA 3006 CK milik Yoliana Fitri (26) di Jorong Koto Marapak Nagari Persiapan Hulu Air, Kecamatan Harau sekitar pukul 22.00 WIB.

Selain berhasil mengamankan pelaku Cotok yang sempat kabur dari Hulu Aia menuju arah Riau via Pangkalan, petugas menyita Honda BeAt hasil curiannya. Sementara, rekan pelaku Hengki melarikan diri ke dalam hutan dan menghilang. Tetapi, sebelum kabur, pelaku meninggalkan sepeda motor Honda Vario dengan pelat nomor BA 4796 LY yang digunakan untuk melakukan pencurian.

“Pelaku A berhasil kabur setelah sempat jatuh dari motor kemudian melarikan diri masuk dalam hutan. Setelah kita lakukan pencarian, pelaku tidak berhasil kita temukan,” ungkap kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kasat Reskrim AKP Nofrizal Can, Selasa (27/10).

Dikatakan AKP Nofrizal, penangkapan itu berawal pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat Hulu Air, telah terjadi pencurian sepeda motor berupa Honda BeAt yang diparkir korban di depan rumah dengan stang dalam keadaan terkunci.

“Informasinya, pelaku berjumlah dua orang. Kita langsung bergerak, melacak keberadaan pelaku yang membawa hasil curian dengan cara mendorongnya menuju arah Pangkalan,” ungkap AKP Nofrizal.

Setelah mengetahui pelaku dengan ciri-ciri khusus, Tim Satreskrim Polres Limapuluh Kota berkoordinasi dengan Polsek Pangkalan untuk melakukan pengejaran. Sekitar pukul 23.30 WIB, pelaku Cotok berhasil ditangkap.

“Saat diinterogasi, pelaku mengaku melakukan aksi bersama rekannya Hengki. Kita lakukan penghadangan terhadap Hengki yang mengenderai sepeda motor Vario. Nah, pada saat diberhentikan pelaku Hengki berusaha melarikan diri hingga terjatuh,” ujar AKP Nofrizal.

Dijelaskan AKP Nofrizal, pelaku Hengki selanjutnya melarikan diri masuk dalam hutan. Setelah dilakukan pengejaran dan pencarian oleh tim dan masyarakat di dalam hutan, tapi pelaku tidak ditemukan dan hanya dapat mengamankan sepeda motornya.

“Pelaku Cotok mengakui telah melakukan aksi pencurian kenderaan bermotor di dua tempat berbeda pada hari yang sama. Pertama, di Koto Panjang Nagari Kubang Putiah terhadap sepeda motor Honda Vario. Kemudian aksi kedua dilakukan di Hulu Aia terhadap sepeda motor Honda BeAt,” ulas AKP Nofrizal.

Dikatakan AKP Nofrizal, pelaku mengaku pernah masuk penjara karena melakukan aksi pencurian kenderaan bermotor di Kampar, Riau. Setelah keluar dari penjara, pelaku tidak bertaubat dan malah kembali melakukan aksi pencurian.

“Pelaku melakukan aksi pencurian di Sumbar di Agam dan Limapuluh Kota. Sedangkan sepeda motor hasil curiannya dibawa ke Riau ,” tutup AKP Nofrizal. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional