Close

Dibantu Sepupu, Mahasiswa Embat Motor di Bengkel di Jorong Pulutan Kenagarian Koto Tuo, Ngaku Dipakai karena Hobi Modifikasi

PENCURI MOTOR— Pelaku AS (22) dan AP (14) ditangkap jajaran Satreskrim Polres Limapuluh Kota atas kasus pencurian sepeda motor.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Seorang mahasiswa berinisial AS (22), ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Limapuluh Kota, karena nekat mencuri demi menyalurkan hobinya yang ingin memiliki sepeda motor yang dimodifikasi. Ia men­curi dua sepeda motor dari bengkel di Jorong Pulutan Kenagarian Koto Tuo Keca­matan Harau pada 7 November 2021 lalu.

Parahnya, AS beraksi melakukan pencurian bersama sepupunya sendiri AP (14). Di bengkel yang sudah dipantau AS sejak lama, mereka berdua berhasil membawa dua unit motor. Satu unit motor seri Honda CB dan satu unit motor trabas. Meski sudah berada dalam penguasannya, motor seri Honda CB itupun hanya untuk dipakainya karena sudah dimodikasi sehingga terlihat sangat klasik.

“Hanya untuk dipakai saja. Karena saya suka motor-motor klasik yang sudah dimodifikasi. Di rumah ada juga motor yang sudah saya modifikasi tapi jenis Supra X,” akunya kepada penyidik, Rabu (17/11).

Selain itu, AS juga mengakui, hanya hobi memakai saja bukan mengoleksi. Motor seri Honda CB hasil curiannya itu sudah pernah dibawanya jalan-jalan di Limapuluh Kota dan disimpan kosannya agar tidak ketahuan.

“Saya senang memakai motor klasik yang saya curi ini. Saya memang masuk dalam klub motor, tapi bukan klub motor klasik,” ungkap AS.

Sementara, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kasat Reskrim AKP Mulyadi mengatakan, keduanya ditangkap setelah pihaknya menerima laporan korban yang kehilangan dua unit sepeda motor di bengkel miliknya. Dari pe­ristiwa pencurian itu, korban kehilangan dua unit sepeda motor.

“Satu unit milik korban yang punya bengkel, sedangkan yang satu unit lagi milik  milik pelanggan yang memodifikasi motor di­beng­kel tersebut. Menindaklanjuti laporan itulah, kita lakukan penyelidikan hingga kedua pelaku ditangkap,” kata AKP Mulyadi.

Dijelaskan AKP Mulyadi, dalam penangkapan itu, pihaknya mengamankan barang bukti tiga unit sepeda motor, yang terdiri dari dua unit sepeda motor hasil curian dan satu unit sepeda motor yang mereka gunakan untuk berkasi melakukan pencurian di bengkel korban.

“Awalnya yang dibekuk pelajar berinisial AP yang terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor di sebuah bengkel, tim Opsnal Satreskrim kembali berhasil membekuk seorang tersangka lainnya yaitu pelaku AS,” jelas AKP Mulyadi.

AKP Mulyadi menambahkan, tersangka kedua yang merupakan salah seorang mahasiswa berasal dari Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung itu dibekuk Sabtu (13/11) sekitar pukul 10.00 wib setelah dipancing untuk bertemu dengan tersangka AP (14) yang merupakan pelajar itu.

“Oknum mahasiswa yang Kos di Kawasan Tanjung Pati itu kita tangkap di Labuah Basilang Kecamatan Payakumbuh Barat de­ngan pancingan tersangka AP. Jadi AS dan AP ini sepupuan,” sebutnya. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top