Menu

Diawali Bupati, ASN dan Non ASN Tes Swab

  Dibaca : 77 kali
Diawali Bupati, ASN dan Non ASN Tes Swab
TES SWAB— Sekitar 3.500 orang lebih Aparatur Sipil Negara ( ASN) dan non-ASN di lingkup Pemkab Pessel menjalani tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR).

PESSEL, METRO
Sekitar 3500 orang lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di lingkup Pemkab Pesisir Selatan (Pessel), mulai Senin (17/11) hingga 10 hari ke depan menjalani tes Swab polymerase chain reaction (PCR) dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Pessel.

Diawali (Pjs) Bupati Pesisir Selatan, Mardi menjadi peserta Swab pertama di jajaran Sekretariat Daerah (Setda) Pessel kemudian disusul Staf Ahli, Asisten dan Kepala Bagian beserta staf. “ Alhamdulillah saya baru saja selesai menjalani swab bersama ASN dan Non ASN dilingkup pemkab,” kata Mardi.

Menurutnya, dari beberapa kali dirinya menjalani Swab tidak pernah merasakan sakit atau keluhan lain. “ Untuk itu ASN dan masyarakat tidak usah takut menjalani swab,” tutur Mardi.

Bahkan sambil bergurau, dirinya merasa geli geli senang saat menjalani Swab hingga menjadi ketagihan. Mardi katakan seluruh ASN dan non- ASN di lingkup Pemkab Pessel harus melaksanakan Swab-Test PCR polymerase chain reaction (PCR). “Tidak ada alasan ASN dan Non-ASN, untuk menolak melakukan Swab,” kata Mardi usai menjalani tes Swab.

Bagi ASN yang tidak menjalani swab akan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No.53/2010 sementara Non-ASN sanksinya dipertimbangkan untuk diberhentikan sebagai tenaga honorer.

Dikatakan, pelaksanaan Swab massal bagi ASN dilingkup Pemkab Pessel, juga telah disampaikan melalui instruksi Bupati Pesisir Selatan Nomor 100/358/STC-19/XI/2020 Tentang pelaksanaan tes PCR- SWAB Bagi ASN dan Non-ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, tanggal 13 November .

Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran selaku Sekretaris Satgas Civid 19, Dailipal, pelaksanaan swab massal bagi ASN dan Non-ASN dilaksanakan selama sepuluh hari, mulai Senin (17/11) sampai Senin (30/11). Hari pertama swab diikuti oleh tiga perangkat daerah, yakni Setda, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ditambahkannya, setiap hari ada tiga sampai enam perangkat daerah, dengan total peserta 300 sampai 400 orang setiap hari. Sementara bagi ASN dan Non ASN yang bertugas di kecamatan dilaksanakan di masing masing kecamatan, sedangkan rumah sakit M. Zein Painan dan RSUD Tapan dilakukan di rumah sakit masing masing. (rel/rio).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional