Menu

Diancam Kerambit, HP dan Uang Tunai Diserahkan

  Dibaca : 1766 kali
Diancam Kerambit, HP dan Uang Tunai Diserahkan
PENGANCAM—Pelaku pengancaman dengan senjata tajam jenis kerambit Qori (19) diamankan Polsek Padang Timur, Kamis (3/12)

PADANG, METRO
Kasus pencurian dengan cara mengancam korbannya dengan senjata tajam (sajam) agar korban mau menyerahkan barang miliknya kembali terjadi di kota Padang. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kubu Marapalam dekat SMPN 8 Padang, Kelurahan Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Kamis (3/12) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kejadian tersebut dialami oleh korban berinisial MRP (21), warga Cendana Mata Air, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Timur, yang terpaksa memberikan satu buah HP merk Sony XPeria, serta uang Rp 100 ribu karena diancam oleh pelaku bernama Qory Febri Hidayat (19) menggunakan sajam jenis kerambit.

Usai HP serta uangnya dibawa kabur oleh pelaku, korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Padang Timur dengan laporan polisi Nomor:LP/241/B/XII/2020/SPKT-Sektor Padang Timur, tanggal 3 Desember 2020.

“Tidak butuh waktu lama, akhirnya pelaku ini berhasil diamankan di daerah Air Camar beserta barang bukti HP korban beserta sebilah kerambit yang digunakan pelaku untuk mengancam korbannya,” ujar AKP Afrides Roema, Jumat (4/12).

Diceritakan oleh AKP Afrides, korban dan pelaku yang tidak sengaja bertemu di tenpat kejadian perkara mengaku kaget karena tiba-tiba pelaku mengeluarkan sajam dari pinggangnya dan meminta uang serta HP yang ada di tangan korban.

“Bahkan pelaku ini mengeluarkan kata-kata mengancam yang membuat korban ketakutan dan dengan terpaksa memberikan uang dan HP yang ada di tangannya,” sebut Afrides.

Saat ini pelaku telah diamankan di sel tahanan Polsek Padang Timur dan masih dalam tahap penyelidikan selanjutnya. Untuk pelaku sendiri bisa dikenakan pasal berlapis terkait kepemilikan senjata tajam serta aksi mengancam korban untuk memiliki harta korbannya.

“Pelaku bisa dikenakan pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 diaman barang siapa yang tanpa hak membawa, mempunyai atau memiliki senjata penikam atau senjata penusuk dihukum dengan hukuman penjara setinggi tingginya 10 tahun, dan pasal 368 Ayat (1) KUHP Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena pemerasan, dengan pidana penjara paling lama 9 tahun,” tutupnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional