Menu

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kinerja Bank Nagari Tetap Baik

  Dibaca : 154 kali
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kinerja Bank Nagari Tetap Baik
DIREKSI DAN KOMISARIS— (KI-KA) Jajaran direksi dan komisaris Bank Nagari, Direktur Kepatuhan Restu Wirawan, Direktur kredit dan Syariah Gusti Candra, Komisaris Manar Fuadi, Direktur Utama M Irsyad, Direktur Keuangan Sania Putra dan Direktur Operasional Syafrizal, berfoto bersama usai jumpa pers, Rabu (21/7).

PADANG, METRO–Di tengah pandemi Covid-19, Bank Pemba­ngunan Daerah (BPD) Sumbar  atau Bank Nagari tetap memiliki kinerja yang baik, bahkan lebih baik dari tahun lalu.  Hingga akhir triwulan II (Juni) tahun 2021, Bank Nagari mencatatkan kinerja ke­uangan yang pada umum­nya melebihi target yang ditetapkan sebelumnya.

Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari Muhamad Ir­syad mengungkapkan hal itu kepada wartawan, di Aula Lantai IV Kantor Pu­sat Bank Nagari, Rabu (21/7) dalam keterangan persnya.

“Meski di tengah si­tuasi yang sulit akibat pan­demi Covid-19, ternyata Bank Nagari mampu ber­tum­buh dan mencatatkan hasil me­lebihi yang ditar­getkan,” kata Irsyad di­dam­pingi se­luruh jajaran direksi, Direk­tur Keuangan Sania Putra, Direktur Kredit dan Syariah Gusti Candra, Direktur Ope­rasional Syaf­rizal, Di­rektur Kepatuhan Restu Wirawan, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusa­haan Id­rianis dan Humas Intan Evannita Evandry serta Komisaris Manar Fuadi.

Dikatakan Irsyad, hing­ga akhir Juni 2021, Bank Nagari berhasil menca­tatkan aset sebesar Rp27, 35 triliun (tercapai 109,72 persen dari target). Aset ini tumbuh 1,79 triliun dari posisi Desember 2020.Total kredit/pembiayaan pada posisi Juni 2021 mencapai Rp20,28 triliun (100,17 per­sen) dari target. Kredit/pembiayaan ini tumbuh Rp746,31 miliar (3,82 per­sen) dari Desember 2020, atau tumbuh 7,02 persen (yoy),

“Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan. Hingga Juni 2021, DPK Bank Nagari mencapai Rp22,80 triliun (109,34 persen dari target). DPK ini tumbuh Rp2,39 triliun (11,73 persen) dari Desember 2020 atau tum­buh 11,56 persen (yoy),” kata M Irsyad, alumni Fakul­tas Pertanian Universitas Andalas (Unand) Padang ini.

Dari sisi laba, kata Ir­syad, juga terlihat pening­katan yang cukup berarti. Laba bersih per Juni 2021 tercatat Rp215,23 miliar (118,22 persen dari target), tumbuh Rp44,90 miliar atau 26,36 persen (yoy) dari Juni 2020. Jika hal ini dapat dipertahankan, target laba sebesar Rp373 miliar di akhir tahun 2021, tentunya akan tercapai.

Begitu juga dengan Ra­sio Kinerja keuangan mem­baik sampai  dengan Juni 2021.  Dimana Non performing loan (NPL) tercatat sebesar 2,71 persen, CAR 19,30 persen, ROA 2,11 per­sen dan ROE 14,36 persen.

Biaya operasional ter­hadap pendapatan opera­sional (BOPO) yang meru­pakan rasio profitabilitas perusahaan yang mem­bandingkan beban opera­sional dengan pendapatan operasional Bank Nagari, juga semakin membaik. Jika pada Desember 2020 BOPO Bank Nagari 85,08 persen, pada Juni 2021 tercatat 80,10 persen. Hal ini, menandakan terjadi efisiensi dari berbagai sisi di Bank Nagari.

“Market share atau pangsa pasar Bank Nagari, juga memperlihatkan posi­si yang sangat bagus. Yakni di kisaran 35,96 persen untuk kredit, di kisaran 35,29 persen untuk aset dan di kisaran 46,12 persen untuk dana pihak ketiga,” kata Muhamad Irsyad.

//Kinerja Syariah Baik//

Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari, pada tahun 2021 juga memper­lihatkan kinerja yang sa­ngat bagus. Menurut Ir­syad, total aset UUS posisi Juni 2021 mencapai Rp2,46 atau tumbuh 31,70 persen (yoy), atau tumbuh Rp137, 45 miliar (5,93 persen) dari Desember 2020 sejalan dengan pertumbuhan pem­biayaan dan dana pihak ketiga (DPK).

“Total pembiayaan UUS posisi Juni 2021 mencapai Rp1,80 triliun, tumbuh 17,46 persen (yoy), atau tumbuh Rp212,67  miliar (13,43 per­sen) dari Desember 2020. Dana Pihak Ketiga UUS per Juni 2021 mencapai Rp2,33 triliun, tumbuh 38,41 persen (yoy), atau tumbuh Rp235, 95  miliar (11,28 persen) dari Desember 2020,” katanya.

Sedangkan Laba UUS per Juni 2021 tercatat Rp38,87 miliar atau  tumbuh Rp17,74 miliar atau 83,93 persen (yoy) dari Juni 2020. “Rasio kinerja keuangan UUS per Juni 2021 membaik dari Juni 2020,” kata Mu­hamad Irsyad.

Direktur Kredit dan Sya­riah Bank Nagari Gusti Candra menambahkan, program restrukturisasi kredit yang diberikan Bank Nagari kepada nasabah terdampak Covid-19, men­capai jumlah 8.637 nasabah.

Sedangkan Direktur Ke­uangan Sania Putra me­nyebutkan, teknologi digital yang kini diterapkan Bank Nagari dalam laya­nannya, ternyata menjadi pilihan yang tepat. Apalagi, pada masa pandemi Covid-19 ini, di mana banyak nasabah yang melakukan transaksi secara non tunai.

Komisaris Bank Nagari Manar Fuadi pada kesem­patan itu sangat meng­apresiasi kinerja Bank Na­gari yang mampu bertum­buh positif pada masa pan­demi ini. Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar manajemen Bank Nagari tidak berpuas diri dengan hasil yang bagus tersebut.

“Kondisi saat ini penuh dengan ketidakpastian. Jadi jangan berpuas diri. Semoga Bank nagari tetap bisa memperkuat fundamental kredit, dan di akhir tahun nanti bisa mem­beri­kan capaian yang sesuai dengan keinginan stakeholder secara keseluru­han,” kata Manar Fuadi. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional