Menu

Di Padang, Dua Lelaki Duel Sampai Mati

  Dibaca : 2547 kali
Di Padang, Dua Lelaki Duel Sampai Mati
Komisioner KPU Kabupaten Solok foto bersama dengan kandidat calon kepala daerah dengan masing-masing nomor urut pada Pilkada Serentak, 9 Desember mendatang.

Pembunuhan - pembantaian

PADANG, METRO–Warga Jalan Sarang Gagak, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, dikejutkan dengan ditemukannya sesok mayat pria yang bersimbah darah, Minggu (13/11) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup dengan luka tusuk pada bagian leher dan dadanya.

Diduga, sebelum Toni Iskandar (38) ditemukan tewas, dia terlibat cekcok dengan terduga pelaku yang berinisial W (35). W disebut seorang residivis kasus penganiayaan dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Diduga motif terjadinya pembunuhan ini karena unsur cemburu dan perselingkuhan sehingga terjadi pertengkaran.

Kerabat korban, Is (29) yang dimintai keterangan oleh polisi mengatakan, awalnya ia melihat Toni Iskandar alias Anton Poloik terlibat pertengkaran dengan W sekitar pukul 10.00 WIB di dalam rumah. Dia mengaku tidak tahu pasti apa masalahnya.

”Awalnya mereka berkelahi di dalam rumah. Saya melerainya, dan saya suruh mereka keluar dari rumah. Karena ibu saya sakit jantung. Setelah berada di luar rumah, W duduk di sepeda motor dan perkelahian kembali terjadi,” katanya.

Is menambahkan, saat perkelahian di depan rumah itulah, Toni mengeluarkan sebilah pisau yang bersarung dan memukulkannya ke helm W. Saat itu, W juga mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya.

”Saat W membuka sarung pisaunya, dia langsung menikam dada Toni dan kemudian leher. Darah langsung mengucur deras. Toni berusaha menyelamatkan diri dengan membawa sepeda motor. Namun W tetap mengejarnya,” ungkap Is.

Is mengakui, saat perkelahian telah mencoba melerai mereka dan bahkan meminta tolong kepada warga sekitar. Tetapi warga tidak berani, karena keduanya memegang pisau. Orang mengatakan untuk melaporkan kepada polisi saja.

”Saya langsung pergi melapor. Namun belum sampai di Polsek, saya sudah mendapatkan kabar Toni meninggal dunia. Saya kembali ke TKP,” katanya.

Pengakuan Is, dia sempat melihat pengejaran pakai sepeda motor. W sempat menendang sepeda motor Toni hingga terjatuh. Sesampai di TKP, Toni memang telah meninggal dunia dan ditutup dengan kertas koran. Pelaku tidak ada lagi di sana,” ujarnya.

Tak lama setelah mendapatkan informasi tersebut, tim Unit Reskrim, Intel Polsek Kuranji, bersama dengan Tim Identifikasi Polresta Padang, mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan olah TKP. Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan visum.

Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kapolsek Kuranji Kompol John Priono, mengatakan setelah mendapatkan informasi adanya kasus pembunuhan, pihaknya mendatangi TKP untuk memintai keterangan dari saksi.

”Kita telah melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Di lokasi kejadian, kita juga menemukan satu pisau dan patahan pisau yang dijadikan barang bukti. Untuk terduga pelakunya, kita sudah kantongi identitasnya,” ungkap John.

John Priono menambahkan, saat ini korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan visum luar dan visum dalam untuk melengkapi berkas perkara. Saat di TKP memang ditemukan luka benda tajam pada leher dan dada korban.

”Kita masih memburu pelakunya. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat dibunuh menggunakan benda tajam. Untuk motifnya diduga korban dan pelaku terlibat cekcok dengan unsur cemburu atau perselingkuhan. Namun dalam waktu dekat, istri korban akan kita mintai keterangan,” sebut John. (rg)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional