Menu

Di Mentawai, Nama Mahyeldi Semakin Disukai, Wisman: Kami Terus Bergerak

  Dibaca : 298 kali
Di Mentawai, Nama Mahyeldi Semakin Disukai, Wisman: Kami Terus Bergerak
Rapat relawan di Desa Matobe, Kepulauan Mentawai.

MENTAWAI, METRO—Sebagai bakal calon Gubernur Sumbar, nama Mahyeldi Ansharullah kian menggema dan diterima masyarakat luas. Tak hanya di Kota Padang tempatnya mengabdi sebagai Wali Kota dua periode, di seluruh Kabupaten/Kota juga sudah sangat dikenal. Tak heran, Buya sapaan akrabnya sering merajai survei-survei independen atau yang dijadikan landasan bagi partai politik atau kandidat.

Bahkan, di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Mahyeldi begitu disenangi masyarakat. Tak heran relawan-relawan independen yang tak terikat dengan partai politik (parpol) pun bermunculan. Mereka terus bergerak mengelilingi setiap inchi daerah kepulauan tersebut. Semakin hari, tim relawan semakin bertambah.

Salah seorang relawan di Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Wisman mengatakan, di Mentawai semakin banyak yang mendukung Mahyeldi-Audy secara militan dan serius. Bahkan, saat ini sudah ada yang benar-benar sukarela memasang spanduk Mahyeldi-Audy di rumah-rumah mereka, meski belum terlalu masif.

“Kami terus bergerak melakukan sosialisasi di Mentawai dengan sukarela mendukung Buya Mahyeldi dan Bang Audy Joinaldy. Saya tidak main-main memperjuangkan Buya dengan beragam cara yang baik. Saya meyakini, Buya adalah solusi untuk membangun Sumbar yang jauh lebih baik,” kata Wisman yang terus bergerak menyosialisasikan Mahyeldi-Audy ke tengah-tengah masyarakat.

Ditambahkan Wisman, meski belum terlalu banyak baliho dan alat peraga Mahyeldi-Audy, dia meyakini suara yang didapat akan tetap maksimal. Dia akan terap bersemangat mempromosikan. Karena, Mahyeldi telah terbukti bekerja sebagai Wali Kota Padang dengan baik. Banyak kemajuan yang didapat Kota Padang sejak dipimpin Mahyeldi.

“Kami begitu kagum dengan semangat Buya Mahyeldi membangun Kota Padang dan layak dinaikkan memimpin Sumbar. Seperti membenahi Pantai Padang yang kini semakin tacelak. Membangun Pasar Raya Padang menjadi sangat baik. Membangun jalan-jalan beton di kompleks perumahan di kota,” kata Wisman yang selalu membangun tim di desa-desa.

Katanya, tim sudah berjalan sampai ke desa-desa di kampung-kampung meski dengan bekal alat peraga seadanya. “Kami sudah berjalan-jalan di desa-desa di kampung hanya menampakkan foto kandidat sementara di HP. Antusias warga sangat tinggi untuk menjadikan Buya sebagai Gubernur Sumbar,” ujar Wisman.

Salah seorang kader PKS di Mentawai Andi menyebutkan, warga mulai melirik Mahyeldi-Audy untuk Pilgub Sumbar. Apalagi, Kepulauan Mentawai tidak menggelar Pemilihan Bupati 2020 ini. “Kami juga terus bergerak menyosialisasikan pasangan ini untuk memenangkan Pilgub. Warga banyak terkesan dengan kinerja Buya Mahyeldi di Kota Padang,” ungkap Andi.

Dalam acara seminar “Warisan Budaya dan Kearifan Lokal Orang Mentawai,” di Grand Inna Muara Hotel Padang, 18 Mei 2016 lalu, Mahyeldi pernah menyebut, dari sekian banyak budaya yang ada, Mentawai terbilang unik dan memiliki kekhasan. Dia melihat peralatan yang digunakan masyarakat Mentawai sehari-hari cukup tinggi. “Masyarakat Mentawai menggunakan potensi yang ada di sekitar dalam menjalani kehidupan,” terang Mahyeldi.

Dikatakan, hal yang dilakukan masyarakat Mentawai, sejalan dengan kebijakan nasional dan internasional. Memanfaatkan potensi lokal yang tidak membahayakan masyarakat serta tidak merusak lingkungan. Karena terbilang unik dan memiliki kekhasan, budaya Mentawai mendapat porsi tersendiri. Sehingga di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dibuatkan Rumah Adat Mentawai sebagai bentuk penghargaan keberagaman budaya dan kearifan lokal.

“Pada gilirannya kita mengetahui dan memahami kearifan lokal masyarakat Mentawai yang memang perlu diberikan perhatian serius,” ungkap Mahyeldi yang disebut-sebut calon kuat Gubernur Sumbar ini. (uki)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional