Menu

Di Kota Serambi Mekkah, Murid SD Maling di Siang Bolong

  Dibaca : 1255 kali
Di Kota Serambi Mekkah, Murid SD Maling di Siang Bolong
LPM beserta pemerintahan kelurahan rawang mengadakan syukuran bersama suksesnya acara manunggal BBGRM tahun 2021 dengan makan bajambah bersama.
pencuri 3

ilustrasi

PADANGPANJANG, METRO–Kelakuan anak zaman sekarang benar-benar bikin geleng kepala. Bermacam perangainya. Mulai dari aksi mesum, hingga tingkah nakal lainnya. Nan tak kalah parah terjadi di Kota Serambi Mekkah, Padangpanjang. Bocah anyir, yang baru duduk di bangku kelas VI SD, nekat menyikat isi kedai orang. Alih-alih berhasil kabur, sang bocah berinisial DDS (14) malah tertangkap.

Diketahui, DDS sempat kabur sekencang-kencangnya. Bahkan, pisak celananya sampai sobek, saking besarnya langkah sewaktu berlari. Tapi, itu tak guna. Pemuda Kelurahan Pasang Usang, Kecamatan Padangpanjang Barat, bisa menangkapnya. DDS langsung digelandang ke Mako Pol PP. Wajahnya pucat. Ketakutan. ”Dia maling di warung warga,” ungkap Kasi Operasional (Kasi Ops) Sat Pol PP Padangpanjang, David Nover Marthin, Jumat (27/11) siang.

Pencurian yang dilakoni DDS benar-benar berani. Tidak malam, tapi siang, sekitar pukul 10.00 WIB, dia beraksi di warung milik Zainah (50), di Pasang Usang, Padangpanjang. Sewaktu mencuri, dia masih memakai seragam pramuka.
Awalnya, DDS berpura-pura duduk di depan warung. Gelagat mencurigakan itu semula dibiarkan korban.

”Saat saya hendak ke belakang, pelaku langsung berdiri. Merasa curiga saya mengintip dari pintu. Rupanya benar, dia masuk ke warung dan mencuri dagangan yang ada di toko. Berani sekali dia beraksi. Saya langsung memberitahukan anak saya,” tutur Zainah.

Saat itu juga, anak korban keluar dari rumah secara diam-diam untuk memberitahukan aksi siswa SD itu pada sejumlah pemuda yang berkumpul tidak jauh dari toko milik korban. Setelah pemuda setempat mengetahui aksinya, pelajar SD ini sempat berusaha melarikan diri. Saking kencangnya berlari, pisak celananya robek.

”Setelah siswa SD, yang melakukan aksi pencurian itu ditangkap. Warga dan pemuda setempat sempat menginterogasinya. Setelah itu, baru diserahkan ke jajaran Sat Pol PP Padangpanjang,” ucap Nover Marthin.

Setelah diproses sebentar di Mako Sat Pol PP Padangpanjang, lanjutnya, pelajar SD itu diserahkan ke Mapolsek Kota Padangpanjang. ”Kami menyerahkan anak itu, karena perbuatannya merupakan tindak pidana, yang bisa diproses aparat kepolisian. Nantinya, apakah anak itu akan diproses sesuai prosedur hukum lebih lanjut tentu terserah aparat kepolisian,” tegas Nover.

Kapolsek Kota Padangpanjang Iptu Mairijon, membenarkan kalau ada seorang pelajar, yang diamankan warga karena mencuri di sebuah toko. ”Pelaku masih diproses penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Tapi apakah kasusnya akan dilanjutkan, saya harus menunggu keterangan penyidik,” ungkapnya.

Sebab pelakunya masih di bawah umur dan berstatus pelajar, berkemungkinan dia dikembalikan pada orangtuanya, dengan perjanjian tertulis. ”Pelaku bisa saja diserahkan kepada pihak sekolah, karena pelaku pencurian ditangkap warga saat jam sekolah,” sebut Kapolsek. (a)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional