Close

Di Era Keterbukaan Informasi, Pemerintah harus Peka terhadap Permasalahan Publik

SERAHKAN SK— Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyerahkan SK CPNS dan SK Pola Pembibitan STTD Perhubungan serta Pengambilan Sumpah P3K Non Guru, P3K Guru tahap I dan II Formasi 2021.

SAWAHLUNTO, METROPada zaman keterbukaan informasi dan globa­lisasi saat ini, bidang pemerintahan diharapkan lebih peka terhadap permasalahan yang dihadapi publik. Tidak ada lagi kata lambat. Masyarakat kini berharap kecepatan dan ketepatan serta kemudahan dalam urusan yang berhubungan dengan pemerintahan.

Yakni, dengan kata lain pemerintah menjadi satu-satunya tumpuan masya­rakat terhadap urusan administratif yang bersifat kewajiban sebagai sipil. Hal ini disampaikan Walikota Sawahlunto Deri Asta dalam kegiatan Pe­nyerahan SK CPNS dan SK Pola Pembibitan STTD Perhubungan serta Pe­ngambilan Sumpah P3K Non Guru, P3K Guru tahap I dan II Formasi Tahun 2021, di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK), Senin (6/6).

Walikota menyampaikan, untuk memenuhi ha­rapan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan prima maka setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu menerapkan konsep pelayanan yang baik kepada masya­rakat. Sebab sebagai abdi negara harus mampu me­representasikan pemerintah kepada masyarakat luas.

Deri Asta mengatakan, ASN yang telah diserahkan SK serta telah diambil sumpahnya hari ini merupakan oran-orang pilihan. Oleh sebab itu sebagai orang pilihan maka harus mampu bersinergi de­ngan tugas yang diemban. Salah satunya bagaimana nanti dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat luas. Sehingga tingkat kepercayaan masyarakat akan semakin lebih tinggi. Hal ini dapat terujud dengan memahami tugas dan fung­si masing-masing, menerapkan disiplin serta loyalitas.

Atas nama Pemko Sa­wahlunto Deri Asta me­ngucapkan selamat kepada 125 CPNS serta pegawai P3K yang baru saja menerima SK serta baru saja mengambil sumpah dengan harapan mampu mengemban tugas de­ngan baik. Di mana harus sesuai dengan sumpah yang telah diikrarkan da­lam memenuhi harapan masyarakat yakni memberikan pelayanan prima dalam situasi dan kondisi apapun.

Sementara, dalam la­porannya Kepala Badan Kepegawaian dan Pe­ngem­bangan Sumber Daya Ma­nusia (BKPSDM) Kota Sa­wahlunto, Drs Guspriadi­MM menyebutkan,  total ada 125 CPNS, Pegawai STTD Perhubungan serta Pegawai P3K Non Guru dan Guru tahap I dan II yang deserahkan SK dan diambil sumpahnya. Semuanya telah sesuai de­ngan mekanisme yang ada.

Guspriadi merinci a­da 33 CPNS dan 2 STTD Perhubungan yang men­da­patkan SK pengangkatan, serta 65 pegawai P3K Guru dan 25 Pegawai P3K Teknis formasi tahun 2021 yang diambil sum­pahnya hari ini. Khusus untuk pegawai CPNS, SK pengangkatannya 80 per­sen.

Acara Penyerahan SK CPNS dan SK Pola Pembibitan STTD Perhubu­ngan serta Pengambilan Sumpah P3K Non Guru, P3K Guru tahap I dan II Formasi Tahun 2021 juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Asisten Administrasi Umum, dan kepala OPD yang ada di Kota Sawahlunto. (pin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top