Menu

Di Balik Suksesnya Festival Memasak Rendang Sedunia, Berawal dari Kedatangan Istri Panglima dan Merandang di Sungai Pisang

  Dibaca : 92 kali
Di Balik Suksesnya Festival Memasak Rendang Sedunia, Berawal dari Kedatangan Istri Panglima dan Merandang di Sungai Pisang
MEMASAK RENDANG— Istri Panglima TNI, Ny Nanny Hadi Tjahjanto pada tanggal 17 Juni 2021 lalu, ikut memasak rending saat acara peresmian Kampung Bahari Nusantara (KBN) bertempat di Sungai Pisang.

TELUK BAYUR, METRO–Kesuksesan dan keberhasilan terseleng­garanya Festival Memasak Rendang Sedunia yang baru selesai dilakukan Sabtu (21/8) lalu, tidak terlepas dari motivasi dan dukungan dari sosok Ny Nanny Hadi Tjahjanto.

Danlanatamal II Laksamana Pertama TNI Har­gianto, melalui Kadis­pen Mayor Laut (T) Syah­rul mengatakana, bahwa rendang merupakan wari­san budaya dari Minang  yang diajukan ke Unesco sebagai Warisan Budaya Non Benda. Merendang yang dilakukan secara virtual di seluruh dunia, di awali dengan sambutan dari ibu Negara Ny.Iriana Jokowidodo.

Kilas balik kegiatan me­ren­dang sedunia diawali dari kunjungan istri Pang­lima TNI, Ny Nanny Hadi Tjahjanto pada tanggal 17 Juni 2021 padat saat acara peresmian Kampung Ba­hari Nusantara (KBN) ber­tem­pat di Sungai Pisang kota Padang.

“Di akhir acara peres­mian KBN, rombongan ibu Nanny diminta memasak rendang oleh Ny Santi Di­an­sari Hargianto Ketua Kor­­din­ator Cabang (Kor­cab) II Daerah Jala­se­nastri Armada (DJA) I. Ibu Nanny tertarik dan berjanji akan ikut mempromosikan ren­dang yang merupakan ma­ka­nan khas dari ranah Mi­nang ke dunia dalam hal ini Unesco,” jelas Syahrul.

Waktu yang ditunggu tunggu oleh masyarakat Minang terwujud pada hari Sabtu (21/8), kegiatan me­masak rendang sedunia. “Terima kasih ibu Nanny Hadi Tjahjanto atas upaya yang dilakukan mem­pro­mo­sikan rendang dikenal diseluruh dunia, semoga makanan rendang bukan saja kebanggaan orang Minang tapi juga mas­yara­kat Indonesia,” sebut­nya.

Diberitakan sebelum­nya, mengikuti Festival Memasak Rendang Sedu­nia yang dilangsungkan di Mako Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) II Padang, Sabtu (21/8) pagi.  Dalam sambutannya yang didengarkan secara virtual, Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengung­kap­kan harapannya agar ren­dang dapat diakui Or­gani­sasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Perseri­katan Bangsa-Bangsa (UNES­CO) sebagai wari­san budaya dunia. Tidak hanya itu, ia juga ingin rendang menda­patkan tem­pat di hati dan dicintai masyarakat dunia.

Menurutnya, dengan memasak rendang seren­tak secara virtual kali ini diharapkan dapat menun­juk­kan kekayaan kuliner Indonesia kepada dunia. Begitu pun meyakinkan dunia bahwa rendang la­yak dicintai.

“Melalui memasak ren­dang bersama ini, kita tun­juk­kan kepada dunia akan ke­kayaan kuliner Indonesia. Kita yakinkan kepada dunia bahwa rendang la­yak dicintai dan diakui oleh UNESCO dan dunia,” kata Iriana.

Seperti diketahui, sejak tahun 2011 rendang sudah dinobatkan sebagai hi­dangan terlezat dalam daf­tar 50 hidangan di dunia oleh CNN Internasional. Lalu pada tahun 2013, Ren­dang telah ditetapkan seba­gai Warisan Budaya Tak benda Indonesia oleh Men­­teri Pendidikan dan Ke­bu­dayaan Republik Indonesia. Rendang juga menempati posisi ke-11 sebagai makanan terenak di dunia pada 2011 dan 2021 versi CNN Travel.

Tetapi itu semua belum cukup, tegas Iriana. Ka­rena pemerintah menar­getkan rendang bisa dino­batkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda dari Indonesia oleh UNESCO. Se­hing­ga semakin membuka peluang bagi kuliner ren­dang tersaji atau dihidang­kan di berbagai tempat di dunia.

“Mari dukung dan suk­ses­kan, kita gaungkan Ran­dang sebagai masakan terlezat dunia di seluruh Nusantara. Kita ingin ren­dang tersaji dan dicintai di dunia. Selamat memasak,” tukas Iriana Jokowi. (ped)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional