Menu

Di Balik Pelaksanaan FGD 2019, Anggaran OPD harus Sesuai Visi dan Misi

  Dibaca : 105 kali
Di Balik Pelaksanaan FGD 2019, Anggaran OPD harus Sesuai Visi dan Misi
WAKO Genius Umar bersama Rokmin Dahuri nikmati indahnya alam Pulau Angso Duo. (efa njurza/posmetro)

Kota Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman menggelar Focus Discussion Group (FDG) tahun 2019. FGD dilaksanakan kali ini dalam rangka membedah visi misi dan prioritas pembangunan Kota Pariaman tahun 2020.

Dalam pelaksanaan tersebut, Walikota Pariaman H Genius Umar mendatangkan Rokhmin Dahuri mantan Menteri Perikanan dan Kelautan di masa Presiden Gus Dur dan Presiden Megawati, sebagai Narasumber FDG ini.

Saat itu Rokhmin Dahuri, untuk mendukung visi dan misi kepala daerah, kepala OPD harus memahami terlebih dahulu program prioritas yang telah diluncurkan.

“Saat ini di era kepemimpinan periode kedua Presiden Joko Widodo, banyak hal yang dicapai dalam visi nasional. Untuk itu, kepada jajaran OPD Pemko Pariaman, harus dapat menurut garis merah program yang ada di pusat tersebut, untuk disinkronkan dengan daerah,” katanya saat itu.

Untuk membuat program kegiatan di masing-masing OPD katanya, harus memikirkan apa yang dibutuhkan, apa permasalahan yang terjadi saat ini, dan apa solusi yang bisa dibuat, sehingga program yang ada angka-angka itu, dan nanti baru dicarikan dari mana sumber pendanaan kegiatan tersebut.

“Saya ingin pengalaman dan kemampuan pak Rokhim, dapat mem Brainstroming para Kepala OPD dan Pejabat Eselon III dan IV di jajaran Pemko Pariaman, agar mereka dapat menjabarkan kegiatan mereka di anggaran tahun 2020, apakah sudah sesuai belum dengan visi misi daerah dan program prioritas daerah,” kata Genius Umar.

Apalagi katanya, dari pembahasan ini, ia berharap program kerja OPD yang ada di Kota Pariaman, mengacu kepada program yang ada di Nasional, Provinsi dan skala daerah. “Mana yang kita anggarkan di APBD, mana di APBD Provinsi dan mana yang dari pusat, serta mana dari anggaran lain, yaitu CSR maupun hibah, sehingga akan lebih besar kinerja yang dapat kita hasilkan,” tambahnya.

Setelah itu, Walikota Pariaman Genius Umar bersama rombongan pada FGD hari kedua kembali mendengarkan paparan dari empat Kepala OPD yang ada di lingkungan pemerintahan Kota Pariaman.

OPD tersebut berkaitan dengan program unggulan yang disesuaikan dengan visi Walikota Pariaman Genius Umar sebagai kota wisata, perdagangan, dan jasa yang maju, sejahtera, religius dan berbudaya.

Acara dipimpin langsung oleh Walikota Pariaman Genius Umar, dalam FGD hari kedua ini beliau menyampaikan program unggulan beliau yaitu tentang sekolah gratis dan peningkatan pariwisata yang ada di Kota Pariaman bagaimana hal tersebut bisa tercapai dan terealisasi secepatnya.

Beliau mengatakan bahwa salah satu keberhasilan dari program pemerintah daerah saat ini adalah adanya Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) di Kota Pariaman ini dengan wilayah yang kecil , penduduk yang relatif sedikit ditunjang dengan program yang sangat besar hendaknya Kota Pariaman bisa menjadi juaranya dari IPM ini.

“Adapun program yang telah dilaksanakan yang merupakan indikator IPM di Kota Pariaman adalah program pendidikan gratis mulai dari tingkat SD, SLTP, SLTA sampai ke Perguruan Tinggi yaitu program satu keluarga satu sarjana (Saga Saja) .

Program tersebut telah berjalan saat ini dengan baik. Program berikutnya Healthy City yang berisikan sembilan indikator dimana dua dari in dikator tersebut berada pada Dinas Kesehatan, untuk program ini Pemerintah Pariaman sedang menyusun blue printnya. Program ketiga adalah Peningkatan ekonomi masyarakat yang terwujud melalui program pariwisata dan UMKM yang ada di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM.

“Untuk mencapai semua itu diperlukan kerangka berfikir antar sektor saling berhubungan, jadi pada saat pembahasan perencanaan dan anggaran adanya koordinasi semua sektor tidak terlepas dari peran Sekretaris Daerah dan dua orang Asisten, dengan koordinator perencanaan ada di Bapedda,” ujarnya.

Sedangkan Rokhmin Dahuri mantan Mentri Perikanan dan Kelautan dimasa pemerintahan Gusdur dan Megawati Soekarno Putri mengatakan, melihat dari paparan empat OPD tersebut beliau memberi masukan tentang rencana kerja pemerintahan dimulai dari memecahkan persoalan yang di Kota Pariaman dengan adanya pencerminan mobile tugas dalam dokument apa yang bisa dikembangkan dan apa yang bisa kita kembangkan.

Selanjutnya dari sektor pembangunan bisa dibagi menjadi dua yaitu driver sector (penggerak) hasilnya barang dan jasa, dan supporting sector (sektor penunjang). Walikota Pariaman Genius Umar menyambut baik usulan dari Rokhim Dahuri untuk mengadakan tourism promotion forum selama dua hari pada pelaksanaan puncak acara Hari Nusantara tingkat Nasional di Kota Pariaman.

Disamping itu Walikota juga menyambut masukan dari Dinas Pariwisata untuk mengangkat cerita daerah Anggun Nan Tongga untuk di filmkan dengan salah satu pemainnya diambil dari bintang Korea.

Dan untuk rencana kedepannya Walikota berharap Kota Pariaman bisa menjadi Daulat Pangan yang seluruh sumbernya dari Dalam Negeri kita sendiri yang mana setiap sektor pertanian itu harus dijalankan seperti agrowisata, wahana wisata (wisata pegunungan) serta menempatkan gerai (produk UMKM) Pariaman di Bandara Internasional Minang Kabau. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional