Menu

Di Atas Angkot Pariaman, Pelayan Toko Diperkosa Bergiliran

  Dibaca : 2450 kali
Di Atas Angkot Pariaman, Pelayan Toko Diperkosa Bergiliran
Ketua DPC PPP Kota Solok Herdiyulis, perwakilan Audy Joinaldy yang menyerahkan bantuan APD untuk Tagana Kota Solok.
02 foto tsk permerkosa dari efa

Satu dari tiga pemerkosa cewek pelayan toko menggunakan sebo usai diperiksa penyidik kepolisian. Pelaku berinisial RK diringkus di kawasan Pluit, Jakarta.

PADANGPARIAMAN, METRO–Tragis betul nasib yang dialami Bunga (16) – nama samaran –. Cewek yang bekerja sebagai pelayan toko itu dirampas kegadisannya oleh tiga pria, di atas angkot jurusan Pasar Pariaman – Kuraitaji. Secara bergantian, Bunga digilir. Bahkan, satu pelaku sempat minta “tambuah”, untuk mencicipi tubuh Bunga.

Puas menyalurkan hasrat arus bawahnya, Bunga lalu diturunkan di pinggir jalan, tak jauh dari kos-nya, kawasan Manggung, Kecamatan Pariaman Utara. Ketiga pelaku, langsung tancap gas, meninggalkan Bunga yang kehabisan tenaga usai melayani ketiganya. “Mereka memperkosa saya bergiliran. Bahkan, ada yang dua kali,” ungkap Bunga kepada petugas Polsek Kota Pariaman, tempat dia melapor. Oleh Polsek Pariaman, kasus ini dilimpahkan ke Polsek VII Koto Sungai Sariak.

Secara rinci dijelaskan, kasus ini terjadi pada Sabtu sore, 26 September silam. Awalnya, Bunga menunggu mobil angkutan kota di depan Plaza Pariaman, karena akan pulang ke tempat kosnya di Manggung. Saat itu lewat mobil angkot yang disupiri AP (25) dan berhenti di depan korban. Saat itu terjadi percakapan antara korban dengan supir angkot. Entah bagaimana, Bunga naik saja angkot yang sebenarnya beda jurusan dengan kosannya. Dalam angkot, ada dua tersangka lainnya, RK (25) dan HT (22).

Angkot tersebut melaju ke arah Kuraitaji, Kecamatan Pariaman Selatan. Diduga setelah semua penumpang pada turun dan hanya tinggal tersangka bertiga, memutar mobil angkotnya ke Simpang Aru, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Ketiganya mulai melancarkan aksinya. AP langsung minta ganti mengemudi dengan tersangka lainnya. Duduk di belakang, AP lalu memperkosa Bunga.

Setelah puas melakukan perbuatan bejatnya, dua orang tersangka lainnya juga melakukan secara bergantian. Bahkan berdasarkan pengakuan korban kepada polisi, ketiga tersangka sempat melakukan hubungan suami dengannya sebanyak dua kali. Akibatnya, korban tidak berdaya dibuatnya, meski telah melakukan upaya perlawanan. Tetapi, tenaga korban kalah bersaing dengan para pelaku.

Korban yang merasa tidak terima perlakukan demikian melaporkan ke Polsek Kota Pariaman, tapi karena TKP di wilayah hukum Polsek VII Koto Sungai Sariak kasusnya dilimpahkan ke sana. Berdasarkan hal demikian laporan korban diproses dan dilakukan penangkapan tersangka RK di Peluit Jakarta.

Sebelum dilakukan penangkapan polisi mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka. Setelah pasti polisi langsung memburu ke Jakarta dan menangkap pelaku RK tanpa perlawanan. Sedangkan, tersangka AP dan HT hingga kini masih buron.

Sebelum penangkapan satu tersangka ini Polres Padangpariaman dan Polsek VII Koto Sungai Sariak telah mengamankan satu unit mobil angkutan kota BA 1961 WU dan baju korban. “Semua bukti dan satu tersangka telah diamankan di Mapolres Padangpariaman untuk proses lebih jauhnya. Sekarang RK dalam pemeriksaan penyidik,” ungkap Kapolres Padangpariaman AKBP Rudi Yulianto. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional