Menu

Dharmasraya Terima 10 Ribu Set Rapid Test Antigen

  Dibaca : 709 kali
Dharmasraya Terima 10 Ribu Set Rapid Test Antigen
BANTUAN BNPB— Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama Kepala BNPB RI, Dony Monardo, dalam pertemuan di Jakarta, beberapa waktu lalu. Di penghujung tahun ini, Dharmasraya menerima bantuan rapid test antigen dari BNPB.

DHARMASRAYA, METRO
Upaya Pemkab Dharmasraya untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus ditingkatkan dengan melakukan jemput bola ke pemerintah pusat. Kali ini, Bupati Sutan Riska kembali mendapatkan penambahan bantuan alat rapid test antigen dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 10 ribu set alat rapid test antigen.

Bupati Sutan Riska mengatakan, sebelumnya bantuan juga diperoleh setelah bertemu dengan Kepala BNPB Doni Munardo pada Jumat, 18 Desember lalu.  ”Alhamdulillah, akhirnya kita diberi bantuan sebanyak 5.000 Rapid Test Antigen,” ujar Sutan Riska, Minggu (27/12).

Rapid test antigen merupakan salah satu cara untuk mendeteksi materi genetik atau protein spesifik dari Covid-19 secara cepat. Menurut Sutan Riska, rapid antigen ini memiliki keakuratan lebih baik ketimbang rapid test antibodi dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. ”Rapid antigen ini hasilnya lebih cepat diketahui serta lebih akurat,” katanya.

”Sebelumnya sudah dibantu sebanyak lima ribu set dan kemudian ditambah sebanyak 10 ribu set lagi,” lanjutnya.

Menurutnya, alat tersebut akan dimanfaatkan untuk melanjutkan segala upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan kemampuan alat tersebut yang mampu mendeteksi virus lebih cepat dan lebih akurat maka diharapkan bisa menjadi solusi tepat untuk melakukan upaya tracking dan tracing penyebaran virus tersebut menjadi lebih terarah dan terukur.

Sehingga, skala penyebaran virus pandemi dunia itu bisa terus diperkecil di daerah itu yang dibarengi dengan penerapan standar protokol kesehatan bebas Covid-19 dengan disiplin dan benar.

”Kita mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat melalui BNPB, semoga bantuan yang diberikan ini mampu menjadi penyemangat para Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Dharmasraya bersama pemerintah dan masyarakat untuk terus melakukan upaya terbaik sekaitan dengan memutuskan mata rantai penyebaran virus itu,” ucapnya.

Selain itu, masyarakat Dharmasraya diminta untuk dapat menjalankan protokol kesehatan dengan semaksimal mungkin. ”Memasuki hari libur ini, kita kembali mengimbau agar tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” imbaunya

Terkait upaya yang telah dilakukan pihak Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Dharmasraya, perwakilan juru bicara satuan tersebut, Apriati Tri W, menjelaskan hingga saat ini masyarakat yang positif terpapar virus tersebut sudah mencapai angka 422 orang pasien. ”Dari jumlah tersebut sebanyak 369 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh,” ungkapnya.

Untuk penanganan riwayat kontak erat, lanjutnya, hingga saat ini yang berhasil dideteksi melalui upaya tracing sudah berjumlah sebanyak 5.349 jiwa dan sebanyak 4.914 jiwa diantaranya sudah selesai diproses.

Sementara, untuk upaya tracking melalui pemantauan terhadap pelaku perjalanan hingga saat ini sudah berjumlah sebanyak 11.855 jiwa dan 171 orang masih diproses serta 11.684 jiwa sudah selesai dilakukan pemantauan.

”Untuk situasi zonasi penanganan per kecamatan yang sebelumnya sempat memasuki zona hijau sebanyak dua kecamatan, saat ini seluruhnya berada pada zona kuning dan orange serta menempatkan kawasan Kecamatan Pulau Punjung yang merupakan kawasan pusat pemerintahan sebagai kawasan dengan tingkat penyebaran tertinggi,” pungkasnya. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional