Menu

Desa Balai Batu Sandaran Diverifikasi Tim Penilai

  Dibaca : 747 kali
Desa Balai Batu Sandaran Diverifikasi Tim Penilai
VERIFIKASI—Desa Balai Batu Sandaran diverifikasi Tim Penilai Propinsi Sumbar dalam lomba Kampung Tageh.

SAWAHLUNTO, METRO
Masuk Kampung Tangguh (Tageh) Desa Balai Batu Sandaran Kecamatan Barangin diverifikasi lapangan oleh tim penilai lomba Kampung Tangguh Nusantara tingkat Provinsi Sumbar, Jumat (15/1).. Tim penilai yang berkunjung untuk verifikasi tersebut yakni Ditbinmas Polda Sumbar, Kompol Nuraida dan Direktur Nagari Development Center (NDC) Universitas Andalas Eri Gas Eka Putra.

Kampung Tangguh Nusantara, atau untuk di Sumbar dikenal dengan istilah ‘Desa Tageh’, merupakan program sinergi TNI – Polri dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam membentuk desa dan nagari yang berdaya tahan tinggi dalam menghadapi berbagai efek dari pandemi Covid – 19. Unsur TNI – Polri mendukung dari sisi keamanan dan ketertiban, kemudian untuk sisi ekonomi, sosial dan lainnya berkolaborasi dengan Pemerintah Desa/Nagari dan juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Desa Balai Batu Sandaran, Nusyirwan melaporkan beberapa lokasi yang diverifikasi tim penilai desa tageh itu antara lain, Pos Ronda, Rumah Sehat (rumah isolasi bagi warga positif Covid – 19), peternakan ayam ras, pengrajin Songket Silungkang, Surau/tempat anak – anak belajar mengaji, kebun karet, pabrik penyulingan serai wangi dan kolam ikan. Dimana semua lokasi tersebut termasuk dalam indikator – indikator desa tageh.

“Di sini yang jadi unggulan adalah serai wangi, itu kita ada pabriknya, jadi langsung disuling jadi minyak yang mengandung banyak khasiat. Selain itu juga ada pertanian, perkebunan dan perikanan. Kita sinergi dengan program desa tangguh ini sehingga lebih terstruktur dan hasilnya bisa ditingkatkan lebih optimal,” kata Nusyirwan.

Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti yang ikut mendampingi tim penilai tersebut melakukan verifikasi lapangan menyebutkan, adanya program kampung tangguh atau desa tageh ini memberikan kontribusi positif pada pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat di masa pandemi.  “Kita dari Pemko berpartisipasi dan berkomitmen dalam program desa tageh ini. Yakni melalui alokasi pada anggaran dana desa serta pembinaan dari OPD terkait,” ujar Zohirin.

Salah seorang tim penilai Propinsi Kompol Nuraida menjelaskan, dari penilaian dari indikator keamanan dan ketertiban masyarakat, dilihat bagaimana sinergi antara personel TNI – Polri dengan masyarakat. Contohnya adalah dalam pembinaan di Pos Ronda dan kegiatan – kegiatan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) lainnya.

Sementara dari indikator sosial ekonomi dan budaya, disampaikan Eri Gas Eka Putra yakni dengan melihat faktor unggulan yakni ketahanan pangan.  “Ketahanan pangan ini memang jadi prioritas yang kita tinjau. Karena dari ketahanan pangan ini yang mendukung pada indikator lainnya. Jika kebutuhan pangan tercukupi maka keamanan ketertiban, kegiatan sosial budaya dan lainnya tentu akan berjalan dengan baik,” sebut Eri. Hadir dalam momen verifikasi penilaian Lomba Desa Tangguh Tingkat Provinsi Sumbar itu Kapolres Sawahlunto AKBP. Junaidi Nur dan Camat Barangin Subandi. (cr2)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional