Menu

Depresi, Darlis Akhiri Hidup di Pohon Manggis

  Dibaca : 287 kali
Depresi, Darlis Akhiri Hidup di Pohon Manggis
BUNUH DIRI—Polisi melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya Darlis tewas tergantung di pohon manggis. (endo/posmetro)

SIJUNJUNG, METRO – Pria Paruh baya warga Padang Bariang, Jorong Jambu Lipo Nagari Lubuk Tarok, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung ditemukan tewas tergantung di pohon manggis, Selasa (24/9) sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa itu langsung membuat warga geger.

Korban yang diketahui bernama Darlis (49) ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga dalam kondisi tergantung dengan leher terlilit tali diatas pohon manggis. Warga langsung berbondong-bondong ke lokasi dan kemudian menurunkan korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kapolsek Lubuk Tarok, AKP Syafrudin Arief mengatakan ketika pihaknya mendatangi lokasi, korban sudah dibawa ke rumah duka. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang warga yang hendak pergi ke kebun.

“Setelah itu diberitahukan kepada pihak keluarga dan polsek Lubuk Tarok, pihak keluarga bersama maayarakat lainnya langsung melakukan evakuasi dan membawa kerumah duka,” kata AKP Syafrudin Arief, Selasa (24/9).

Awalnya pihak keluarga yang mengetahui kejadian itu langsung mengevakuasi korban dengan harapan masih bisa tertolong. “Kemudian diperiksa tim medis dari Puskesmas Lubuk Tarok. Tetapi, tim medis menyatakan korban sudah meninggal dunia dengan kondisi lidah terjulur dan mengeluarkan cairan sperma,” jelasnya.

AKP Syafrudin Arief menjelaskan dari hasil pemeriksaan, korban meninggalkan rumah hanya berselang setengah jam setelah ditemukan gantung diri, sekira pukul 11.00 Wib meninggalkan rumah tanpa memberitahu. Korban diketahui selama ini mempunyai riwayat penyakit darah tinggi dan gangguan depresi serta masih dalam menjalani pengobatan rutin.

“Menurut pihak keluarga, korban mengalami depresi dan darah tinggi, terakhir masih mengambil obat di Puskesmas Lubuk Tarok pada hari Sabtu (21/9) kemarin. Atas kejadian tersebut, istri korban menerima dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan autopsi. Sedangkan jenazah korban sudah diselenggarakan untuk proses pemakaman oleh pihak keluarga,” katanya. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional