Close

Deni Asra: Kami Belum Lihat Masterplan Pembangunan IKK Sarilamak

Deni Asra

LIMAPULUH KOTA, METRO–Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Deni Asra, menyebut belum melihat masterplan pemba­ngunan Ibu Kota Kabupaten (IKK) Sarilamak. Sampai kini revisi Perda RTRW Lima Puluh Kota juga masih dalam kajian Kementrian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan diperkirakan baru akan selesai akhir tahun ini.  Deni Asra juga memastikan, DPRD Lima Puluh Kota, akan me­ngawal  pelaksanaan pembangunan Ibu Kota Kabupaten (IKK) Sarilamak, sampai tahun 2026 mendatang. Mengingat, pembangunan IKK merupakan visi dan misi yang tertuang dalam Rancangan Pemba­ngunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Lima Puluh Kota.  “Kami belum melihat masterplan IKK Sarilamak. Dan DPRD akan mengawal pembangunan IKK, karena ini su­dah masuk visi dan misi dan tertuang dalam RPJMD. Dan memang revisi Perda RTRW masih dalam evaluasi Kementrian Agraria dan Tata Ruang, akhir tahun ini mungkin selesai,” ungkap Deni Asra, Senin (25/7) disela-sela acara syukuran Wali Nagari Sarilamak Olliy Wijaya.

Disampaikan Deni Asra, keseriusan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dalam mewujudkan visi dan misi sesuai RPJMD dapat dilihat dari porsi anggaran dan priorotas kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2023 mendatang. Mengingat saat ini baru dimulai pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) Prioritas Plapon Anggaran Sementara (PPAS) di DPRD.

Politisi Gerindra ini juga menyebut, pemerintah daerah Lima Puluh Kota diharapkan melibatkan Wali Nagari Sarilamak dalam setiap pembahasan untuk pembangunan Ibu Kota Kabupaten. Mengingat, yang paling mengetahu tentang IKK Sarilamak, adalah Pemerintah Nagari Sarilamak. “Harus lebih ba­nyak melibatkan pemerintah Nagari,” ucapnya.

Selain itu, pembangunan jalur Dua arah dari simpang Empat Tanjung Pati sampai simpang Ketinggian juga harus dilakukan untuk mewujudkan IKK Sarilamak. Termasuk dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kemudian sarana dan prasarana olahraga terpusat dan juga pasar dan fasilitas lainnya untuk mendukung IKK Sarilamak.

Kepala Badan Keuangan Kabupaten Lima Puluh Kota, Irwandi, mengakui saat ini baru saja dimulai pembahasan RKUA PPAS tahun 2023 di DPRD Kabupaten Lima puluh Kota. Namun, dirinya belum bisa memastikan berapa jumlah anggaran yang pasti untuk pembangunan IKK Sarilamak untuk tahun 2023 mendatang.

Meski demikian, Irwandi menyebut untuk tahun 2022 ini ada sedikitnya 99 miliar lebih anggaran untuk peningkatan pembangunan IKK Sarilamak. Dan kegiatan yang paling besar senilai 7,5 miliar untuk pelaksanaan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Bila, seluruh ke­giatan tahun 2022 bisa dilaksanakan dengan baik, Irwandi tidak menampik estimasi angaran untuk peningkatan pembangunan IKK Sarilamak meningkat pada tahun 2023 mendatang.

Disampaikannya, dalam waktu dekat kementerian PUPR akan melakukan pendataan aset jalan dari Tanjung Pati menuju Ketinggian yang akan dijadikan jalur Dua arah. Setelah dilakukan pendataan aset, baru diketahui mana lahan dan ba­ngunan milik masyarakat yang harus diganti rugi dan mana yang jadi aset negara yang tidak perlu diganti rugi. “Kalau lahan ma­syarakat terkena pelebaran jalan itu nantinya akan kita diganti rugi,” ujarnya.

  Jelang menunggu Kementerian PUPR melakukan pendataan set, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, terus melakukan pelebaran jalan Kabupaten Lima Puluh Kota dari simpang Ketinggian-Tanjung Pati. “Sekmen Boncah, sudah kita bangun. Jalan Dua arah kita nanti lebar 20 meter dan RPJM kita itu sampai 2026 nanti. Kita juga akan merencanakan membangun kantor, Rumah Sakit minimal Puskesmas Rawat Inap, Rumah Dinas Bupati dan kita masih menunggu revisi Perda RTRW,” ungkapnya. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top