Close

Denda Sudah Dibayar, Kasatlantas Kota Pariaman tak Keluarkan BB

Iptu Anggy Prasetiyo

PARIAMAN, METRO–Satlantas Polres Kota Pariaman masih menahan puluhan motor yang terjaring operasi meskipun pemilik motor telah membayar denda di Kejaksaan Negeri Pariaman.

Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu  Anggy Prasetiyo membeberkan alasan pihaknya masih menahan kendaraan tersebut yaitu bagi kendaraan yang masih bermasalah seperti pajak mati lebih dari satu tahun dan tidak bisa menunjukan bukti kepemilikan kendaraan.

Ia mengatakan, mes­kipun pemilik kendaraan telah bayar denda pihaknya tidak akan mengeluarkan kalau pajak motor mati bertahun-tahun. Untuk di­ke­tahui, pada hari itu ada se­banyak 103 kendaraan yang terjaring. “Dari total kendaraan itu hanya 15 unit yang bisa keluar karena telah melengkap syarat-syarat atau administrasi,” ujarnya.

 Ia menuturkan, mes­ki­pun telah bayar denda, pemilik motor harus memasang asesoris standar. Seperti spion, knalpot, dan lainnya. Jika belum standar maka tidak boleh keluar sebelum meleng­kapinya.

Kasat juga katakan, bagi yang belum memiliki SIM wajib buat SIM. Namun jika masih di bawah umur maka harus mendatangkan orang tua sebagai jaminan. “Kami menghimbau kepada orang tua agar tidak membiarkan anak yang masih di bawah umur mengendarai sepeda motor. “Lagi pula, angka kece­lakaan yang terbanyak saat ini disebabkan karena pengemudi masih pelajar,” ujarnya.

Salah satu pemilik kendaraan, Romi dari Sijunjung menyampaikan, pihaknya belum bisa membawa motor karena pajak ken­da­raan­nya mati. “Padahal sa­ya sudah membayar denda dan membawa bukti ke Lantas. Sudah jauh-jauh tapi tidak bisa dikeluarkan,” jelasnya. (ozi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top