Menu

Delapan Bulan, 32 Orang Pengendara Tewas di Kabupaten Pasaman Barat

  Dibaca : 84 kali
Delapan Bulan, 32 Orang Pengendara Tewas di Kabupaten Pasaman Barat
ptu Indra Kusuma Kasat Lantas Polres Pasbar.

PASBAR,METRO–Sebanyak 32 orang te­was,  akibat laka Lantas di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar),  selama delapan bulan ini dari Januari sam­pai Agustus 2021. “Jumlah kamatian akibat kece­la­kaan lalu lintas diban­ding­kan periode yang sama 2020 yang mencapai 39 orang atau turun sedikit,” kata Kasat Lantas Polres Pasbar Iptu Indra Kusuma didam­pinggi Kanit Laka Nya Ipda Donal pada Pos­metro Se­lasa (32/8) ke­marin.

Menurutnya delapan bulan ini jumlah kece­la­kaan mencapai 200 kali dengan luka berat (LB) 10 orang, luka ringan  (LR) 204 orang dan meninggal du­nia (MD) 32 orang. Jika dibandingkan pada periode yang sama Januari-Agus­tus 2020 jumlah kecelakaan mengalami kenaikan ka­rena jumlah kecelakaan saat itu hanya 163. Untuk angka meninggal dunia pada delapan bulan 2020 mencapai 39 orang, LB 18 dan lLR  169 orang.

Ia merinci pada Januari 2021 ada 23 angka kece­lakaan dengan tiga orang MD, satu orang lLB dan 22 orang LR. “Sedangkan pa­da Januari 2020 terjadi 25 kecelakaan dengan enam orang MD, tiga orang LBt dan satu orang LR. Feb­ruari 2021 dengan 20 kece­lakaan, meninggal dunia satu orang, LBt satu orang dan LR 21 orang.” jelasnya.

Sementara itu Pada Februari 2020 dengan 18 kecelakaan menyebabkan enam orang MD, tiga orang LB dan 13 LR. Pada Maret 2021 terjadi 19 kecelakaan, MD 8 orang, LB dua orang dan LR 16 orang.

Pada Maret 2020 terjadi 31 kecelakaan, MD delapan orang, LB tiga orang dan LR 38. April 2021 terjadi 25 kecelaaan, MD  lima orang, LB tiga orang dan LR 25 orang. April 2020 terjadi 14 kecelakaan dengan MD dua orang, LB satu orang dan LR 14 orang.

Sedangkan sebujtnya, pada Mei 2021 terjadi 33 kecelakaan dengan MD lima orang, tidak ada LB dan 37 LR. Pada Mei 2020 terjadi 19 kecelakaan, MD lima orang, LB dua orang dan 28 orang LR. Untuk  Juni   jum­lah kecelakaan 23 dengan MD delapan orang, LB satu orang dan LR 20 orang. Untuk Juni 2021 jumlah kecelakaan 27 dengan em­pat orang MD, LB satu orang dan LR 32 orang. Pada bulan Juli 2020 dengan 15 kasus MD tiga orang, LB  orang dan LR 14 orang. Pada Juli 2021 dengan 25 kasus dengan tiga orang MD, dua orang LB dan 25 orang LR.

Pada Agustus 2020 ter­jadi  19 kasus dengan tiga orang MD, tiga orang LB dan 21 orang LR. Pada Agustus 2021 28 kasus de­ngan tiga orang MD, tidak ada LB dan 26 orang LR. Menurutnya kecela­kaan yang terjadi di Pa­saman Barat didominasi oleh ka­langan produktif yang me­lang­gar aturan. ”Ke­ce­la­kaan terjadi diawali dengan pelanggaran. Mi­sal­nya ti­dak pakai helm, tidak pakai spion, melang­gar rambu-rambu lalu-lin­tas selain faktor kelalaian,” katanya. Ia mengajak se­mua pe­ngen­dara dapat mematuhi rambu-rambu lalu-lintas dan kelengkapan berken­daraan seperti SIM dan STNK. ”Jika memakai SIM kalau terjadi kecelakaan maka asuransi bisa dik­laim,” tuturnya. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional