Menu

Dekranasda Provinsi Sumbar Lirik IKM Payakumbuh

  Dibaca : 67 kali
Dekranasda Provinsi Sumbar Lirik IKM Payakumbuh
KUNJUNGI— Ketua Dekranasda Provinsi kunjungi sentra kerajinan IKM Payakumbuh

POLIKO, METRO–Pembinaan dan identifikasi IKM Kota Payakumbuh, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Harneli Mahyeldi didam­pingi Kepala Dinas Ko­perasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat Nazwir berkunjung ke Kota Randang akhir pekan kema­rin. Kedatangan dua tokoh Pemprov Sumbar yang membawa perancang bu­sana dan disainer terkenal Ade Irma itu disambut oleh Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi diwakili Elfriza Zaharman selaku Wakil Ketua II didampingi Ke­tua Harian Yunida Fatwa di Aula Pertemuan Disna­kerin Payakumbuh.

Elfriza Zaharman alias Cece dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Ketua Dekranasda Provinsi Suma­tera Barat Harneli Mahyeldi bersama rombongan di Kota Randang. Kemudian memaparkan laporan tentang progres Dekranasda Kota Payakumbuh dalam menggerakkan IKM di masa Pandemi

“Kota Payakumbuh me­miliki 1.902 IKM yang terdata, 365 IKM adalah IKM sandang dan kerajinan, serta 30 orang tergabung dalam kelompok Sentra Tenun Balai Panjang dan tersebar di 5 Kecamatan se Kota Payakumbuh. Adapun kegiatan yang telah diselenggarakan oleh Dekranasda Kota Payakumbuh selama pandemi ini adalah memberikan pelatihan keteram­pilan serta pembinaan kepada IKM pemula dan IKM yang lama,” papar Cece.

Mantan Kadis Pariwisata ini juga menambahkan, dari laporan yang diterima Dekranasda, selama pandemi ini IKM kerajinan masih terus beraktifitas, namun karena situasi saat ini tentu ada berdampak pada bidang pemasarannya. Juga bebe­rapa waktu yang lalu Dekranasda Kota Payakumbuh bersama dengan IKM Kota Payakumbuh mengi­kuti iven nasional yang menampilkan hasil kerajinan dan rajutan

“Saat ini Payakumbuh juga tergabung dalam Dekranasda Provinsi Suma­tera Barat menampilkan hasil kerajinan rajutan yang di selenggarakan oleh Provinsi Bali,” tambah Cece.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Su­matera Barat Harneli Mah­yeldi memberikan apresiasi kepada Dekranasda Kota Payakumbuh yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini. Dirinya melihat Kota Payakumbuh memiliki komitmen dan menjaga konsisten memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para IKM.

“Saat ini yang harus dimiliki oleh pengrajin ada­lah ciri khas daerah masing-masing atau tam­pilan yang akan membedakan hasil kerajinan dari tiap daerah,” ujarnya.

Lain lagi dengan Kadis Koperasi dan UMKM Pro­vinsi Sumatera Barat Naz­wir, dalam kesempatan ini juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Payakumbuh yang telah mengeluarkan regu­lasi untuk mewajibkan aparatur sipil negara memakai hasil tenunan dae­rah sendiri yakni Tenun Balai Panjang pada hari kerja, Kamis.

“Untuk memperkuat regulasi tersebut, para IKM harus bisa mempertahankan ciri dan khas yang membuat produk mereka tampil beda,” ung­­kapnya.

Menurut Latifah Maya Sari dari Payocraft mewakili para pelaku IKM, menyampaikan harapannya dimana saat ini  peng­rajin rajutan masih berproduksi seperti biasa, namun saat ini masih terken­dala dengan pe­ngembangan usaha dan pemasaran hasil kerajinan.

“Kami berharap Kepada Dekranasda Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Koperasi dan UM­KM Provinsi Sumatera Barat untuk dapat me­ngikut sertakan IKM Kota Payakumbuh dalam a­jang bisnis Nasional dan dalam waktu dekat ini ada acara temu bisnis di Pekan Ba­ru,” tutup Maya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional