Menu

Dekopinda Padang Studi Banding ke Klungkung

  Dibaca : 60 kali
Dekopinda Padang Studi Banding ke Klungkung
BERSAMA— Dekopinda Kota Padang berfoto bersama di depan Dekopinda Kabupaten Klungkung, Bali dalam rangka studi banding, Jumat (17/12).

KLUNGKUNG, METRO – Dekopinda Kota Padang melakukan studi banding ke Dekopinda Kabupaten Klungkung, Bali, Jumat (17/12). Studi banding ini, selain sharing tentang pengawasan perkoperasian, juga belajar tentang pengembangan koperasi di daerah tersebut.

Rombongan Dekopinda Kota Padang, tiba di kantor Dekopinda Klungkung sekitar pukul 9.30 WIT. Kepala Dinas Kota Padang, Yunisman, Asisten II Pemko Padang Hermen Peri juga ikut mendampingi kegiatan ini.

Seperti diketahui, Kabupaten Klungkung merupakan salah-satunya kabupaten terbaik dari sembilan kabupaten/kota di Bali. Daerah ini sangat fokus dalam pengembangan koperasi dan UMKM. Apalagi Klungkung, salah satu daerah kunjungan wisata terbaik di Indonesia. Ada sekitar 5.000 kunjungan wisata tiap harinya.

Kabupaten Kulungkung, juga kabupaten terkecil di Bali, Ibukotanya berada di Semarapura. Klungkung berbatasan dengan Kabupaten Bangli di sebelah utara, Kabupaten Karangasem di timur, Kabupaten Gianyar di barat dan dengan Samudra Hindia di sebelah selatan.

Dalam kunjungan itu, sambutan hangat diberikan pengurus Dekopinda Klungkung, serta Dinas Koperasi dan UMKM setempat. Bahkan Ketua Dekopinda Kota Padang, Wahyu Iramana Putra mengucapkan terimakasih atas sambutan baik yang diberikan.

Ketua Dekopinda Kabupaten Klungkung, Ngakan Made Nata mengatakan, koperasi mestinya berpenampilan sopan, tegas dan jujur. Seorang manajer, pengurus koperasi dan pegawai harus benar-benar bisa menunjukan jati diri koperasi yang dikelolanya.

“Makanya kami bersama Dinas Koperasi dan UMKM Klungkung, sangat tegas. Bagi koperasi yang tidak terdaftar di Dekopinda, tidak diakui,” tegasnya.

Dekopinda Klungkung juga selalu memberikan motivasi pada seluruh koperasi yang ada harus bisa meningkatkan kinerja dengan baik, serta mempunyai gerakan yang mampu memberikan terbaik buat koprasi.

Secara kuantitas, jumlah koperasi di Klungkung jauh lebih sedikit dibandingkan Padang. Di Klungkung jumlah koperasinya hanya 107, sementara di Padang sekitar 716 koperasi. “Untuk mewujudkan koperasi yang sehat dan kuat, kami tidak butuh kuantitas, akan tetapi kualitas. Untuk apa banyak koperasi, namun kualitasnya minim,” tukasnya.

Ketua Dekopinda Kota Padang, Wahyu Iramana Putra, menyampaikan rasa terimakasih atas sambutan yang diberikan Dekopinda Klungkung. Dia berharap melalui gerakan koperasi, silaturahmi Dekopinda Padang dengan Dekopinda Kulungkung selalu terjaga.

Selain itu, Wahyu mengatakan, studi banding ini bertujuan, selain silaturahmi juga melakukan sharing informasi positif tentang pengembangan koperasi dan mempelajari apa saja kelebihan Dekopinda Klungkung dalam melakukan gerakan pembangunan koperasinya.

Adapun anggota Dekopinda yang ikut serta dalam study banding tersebut adalah, Ketua Koperbam Pelabuhan Teluk Bayur, Candra, Ketua KPN Kapurwarna, Risman, serta pengurus Dekopinda Padang lainnya. Yaitu, AKBP Novalinda, Kompol Nuraida, Ery Iswandi, Lincoln, dan Trisna. Juga didampingi Anggota DPRD Padang, Zulhardi, Z latif, Jumadi dan Dasman. (hsb)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional