Menu

Deklarasi Tim Pemenangan Pilgub Sumbar, Mahyeldi-Audy Siapkan Teknologi dan Industri Pertanian di Dharmasraya

  Dibaca : 262 kali
Deklarasi Tim Pemenangan Pilgub Sumbar, Mahyeldi-Audy Siapkan Teknologi dan Industri Pertanian di Dharmasraya
DEKLARASI— Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah-Audy Joinaldy saat menghadiri deklarasi tim pemenangan di Dharmasraya, Sabtu (12/9).

DHARMASRAYA, METRO
Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur, H Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy menyebut, sektor pertanian dan peternakan menjadi salah satu solusi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumatra Barat (Sumbar). Untuk di Kabupaten Dharmasraya, program pertanian yang ditawarkan oleh Mahyeldi-Audy akan cepat terealisasikan karena sejalan dengan kondisi geografis dan bagusnya saluran irigasi di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan Mahyeldi saat menghadiri deklarasi tim pemenangan pasangan Mahyeldi-Audy di Hotel Sakato Jaya di Dharmasraya, Sabtu (12/9).

“Salah satu fokus program pembangunan yang kami tawarkan adalah program peningkatan kualitas pada sektor pertanian secara umum, meliputi peternakan, perkebunan, pertanian dan UMKM,” ungkap Mahyeldi didampingi Ketua DPC PPP Dharmasraya, Harry Permana dan Ketua DPC PKS, Irmon.

Mahyeldi mengatakan, kondisi geografis, kultur ekonomi masyarakat serta luasnya areal yang dimiliki maka Dharmasraya sangat cocok untuk dijadikan kawasan pengembangan pada sektor tersebut.

“Khusus di Kabupaten Dharmasraya untuk saluran irigasinya sudah sangat bagus, dan tidak sulit untuk mendorong sektor pertanian dan perkebunan ini,” ujar Wali Kota Padang dua periode ini.

Menurutnya, ketika airnya lancar dan iringasinya bagus, bakal mempermudah untuk melaksanakan program pertanian ini. “Di Padang kita telah mencoba panen padi tiga kali setahun, karena didukung oleh air yang lancar dan irigasi yang bagus,” kata Ketua Alumni Fakultas Pertanian (AFTA) Unand ini.

Selain itu, sambung pria yang bertabur penghargaan sebagai Wali Kota Padang ini, yang menjadi salah satu titik perhatian pihaknya adalah dengan meningkatkan daya saing petani mulai dari tingkat lokal melalui deretan regulasi pendukung serta pengalokasian dana sebesar 10 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi (APBD) Sumbar.

“Untuk itu, demi menjaga stabilitas serapan dan terjaganya nilai jual, kami juga sudah merancang sejumlah program pola kemitraan antara masyarakat petani dengan kelompok pemodal, yang tentu saja disusun atas dasar prinsip-prinsip saling menguntungkan,” jelasnya didampingi Audy yang juga pengusaha peternakan sukses di Indonesia bagian timur itu.

Disinggung tentang rendahnya nilai jual terhadap beberapa komoditas unggulan bidang perkebunan seperti kelapa sawit dan karet, ia mengungkapkan penguatan industri hilir adalah salah satu kunci dalam mengatasi kesulitan petani tersebut.

“Di Kota Padang kami sudah mulai menerapkan teknologi pengolahan bio diesel berbahan baku minyak kelapa sawit dan akan diproduksi pada 2021. Dengan begitu tingkat serapan hasil produksi pada tingkat lokal meningkat dan akan otomatis berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan petani, “ ulas Buya— sapaan akrabnya.

Untuk komoditas karet, tambahnya, pihaknya juga akan mengupayakan peningkatan nilai jual di tingkat petani dengan menghubungkan rantai perputaran produksi mereka ke pihak produsen barang berbahan karet di bawah pengawasan dan pengendalian penuh dari pemerintah daerah.

“Semuanya akan dikolaborasikan melalui pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khusus bidang pertanian, sejauh ini hanya pasangan Mahyeldi-Audy yang sudah sanggup mematangkan konsep seperti ini demi mengurangi beban kerja masyarakat petani sekaligus memberikan efek langsung terhadap upaya peningkatan kesejahteraan mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Audy Joinaldy menyebutkan, Dharmasraya memiliki peranan penting dalam menyangga pertanian di Sumbar. Apalagi jika dimasukkan sentuhan teknologi, tentu akan memaksimalkan hasil dan menyejahterakan masyarakat. Karena itu, Mahyeldi-Audy punya peran dalam pengenbangan teknologi di Sumbar.

“Karena itu kami memasukkan misi meningkatkan nilai tambah dan produktivitas pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Dengan latar belakang profesional di bidang pertanian dan peternakan kami diamanahkan untuk meningkatkan hasil-hasil pertanian di Sumbar. Tentunya dengan sentuhan teknologi pertanian yang akan terus diterapkan di Sumbar,” katanya. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional