Menu

Deklarasi 14 Pasangan Calon di Bukittinggi, Gerindra Yakin Menangi Pilkada Serentak di Sumbar

  Dibaca : 184 kali
Deklarasi 14 Pasangan Calon di Bukittinggi, Gerindra Yakin Menangi  Pilkada Serentak di Sumbar
DEKLARASI— Partai Gerindra deklarasi calon Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota se-Sumbar, Sabtu (29/8) di Kota Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menggelar deklarasi dan konsolidasi calon Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota se-Sumatra Barat, Sabtu (29/8) di Kota Bukittinggi. Pasangan calon juga mendapatkan formulir B1-KWK sebagai bahan untuk mendaftar ke KPU 4-6 September 2020.

Hadir pada acara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade, Ketua DPW PAN Sumbar Indra Dt Rajo Lelo, Ketua DPRD Sumbar yang juga Ketua Tim Sukses NA-IC Supardi, serta pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC). Turut hadir 13 pasang calon kepala daerah Kabupaten/Kota yang diusung Partai Gerindra.

Ketua DPC Partai Gerindra Bukittinggi yang juga calon Wali Kota Bukittinggi Erman Safar sebagai tuan rumah menyebutkan, Bukittinggi adalah kota yang melahirkan banyak pejuang tangguh. Mewakafkan tanah untuk eksisnya Republik Indonesia (RI). Tapi sayang, saat ini penuh dengan persoalan.

“Insya Allah akan diselesaikan Ketua DPC Gerindra Bukittinggi yang maju sebagai Wali Kota,” kata Erman yang dikenal sebagai pejuang dakwah ini.

Erman berharap kandidat yang menerima SK di Bukittinggi akan menjadi Gubernur, Bupati dan Wali Kota di Sumbar. “Kemenangan telak Gerindra dalam Pileg 2019 jadi tanggung jawab kita semua untuk mengisi dan memertahankannya. Bersama membesarkan terus Gerindra di Sumbar dengan memenangkan Pilkada serentak 9 Desember 2020 adalah langkah di depan mata,” tegas Erman.

Erman Safar menyebut, Partai Gerindra dan kadernya adalah solusi segala persoalan di Sumbar, begitu juga di Bukittinggi. Untuk menciptakan Sumbar unggul dengan program-program yang prorakyat. “Insya Allah, kita akan berjuang memenangkan Pilkada serentak ini,” ungkapnya.

Andre Rosiade yang juga anggota DPR RI menyapa semua calon kepala daerah yang telah mendapatkan SK Gerindra. Ada di antaranya yang saat ini menjadi kader Gerindra, sebelumnya jadi PNS, bankir dan kader partai lain.

“Kami memberikan kesempatan Bukittinggi jadi tuan rumah. Kemenangan Gerindra Desember 2020 akan ditandai dengan dicabutnya Perwako Bukittinggi Nomor 40-41 tahun 2018 tentang Retribusi Pasar Bukittinggi oleh Wali Kota Erman Safar. Di Bukittinggi, para pedagang merasa terancam. Sesuai komitmen Gerindra melayani masyarakat,” katanya.

Andre menegaskan, Partai Gerindra harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum usai ini. “Pilkada 9 Desember 2020 menarik. Biasanya pemenang Pileg banyak kalah di Pilkada se-Sumbar. Tapi Gerindra akan menang. Karena itu, kita terus konsolidasi, terus kerja keras memenangkan kontestasi Pilkada ini dari Gubernur sampai ke Bupati dan Wali Kota,” tegas Andre.

Andre menyebut, dia sudah melihat para calon-calon yang diusung dan meyakini akan memenangkan banyak Pilkada. “Seperti Rusmayul Anwar, ketua DPC Gerindra Pessel, diusung untuk mengalahkan incumbent Hendrajoni. Kader Gerindra tangguh, siap bertarung dan mendapatkan hati rakyat. Kami berharap tidak hanya memastikan calon Bupati/Wali Kota menang, tapi semua memastikan NA-IC menang di Sumbar,” jelasnya.

Untuk Abdul Rahman-Rosman Effendi di Solsel, kata Andre, telah resmi jadi kader Partai Gerindra. Meneruskan dua periode Gerindra di Kabupaten Solok Selatan. “Di Kabupaten Pasaman ada Wakil Bupati Atos Pratama yang juga sudah punya KTA Gerindra. Kami pasangkan dengan birokrat senior Pasaman M Saleh. M Rahmad dan Asyirwan insya Allah akan menang di Limapuluh Kota. M Rahmad ber-KTA Gerindra setahun lalu,” kata Andre.

Untuk Pilkada Pasbar, Andre menyebut yakin dengan H Maryanto-Yulisman. Apalagi Maryanto sudah pensiun dari Bank Nagari dan fokus jadi kader Gerindra sejak beberapa bulan lalu.

“Di Kabupaten Agam, dua tokoh yang punya basis kuat, Taslim dan Syafrizal. Dua-duanya adalah kader Partai Gerindra dan siap memenangkan pertarungan,” katanya.

Ditambahkan Andre, Pilkada Tanahdatar yang batal diikuti incumbent Bupati Irdinansyah Tarmizi, Gerindra mengusung Eka Putra-Richi Aprian. “Bang Eka Wabendum DPP Demokrat yang punya kans menang. Richi adalah kader Gerindra yang muda dan energik. Di Kabupaten Solok ada politisi nasional PAN, Pak Epyardi Asda dan tokoh muda Jon Firman Pandu. Punya nyali maju dan meninggalkan jabatan Ketua DPRD Solok,” ujar Andre.

Calon lainnya, kata Andre, Panji Mursyidan-Yosrizal di Kabupaten Dharmasraya. Artinya Partai Gerindra komit dengan tagline 2020 Ganti Bupati. “Untuk Kota Solok, pak Reinier-Andi Maran. Pak Reinier sudah ada KTA Gerindra. Di Sijunjung Arrival Boy-Mendro Suarman dari koalisi Gerindra-Perindo. Ketua Umum DPP Perindo Pak Hari Tanoe sendiri sudah memberikan jalan untuk pasangan ini,” ulas Andre.

Andre menegaskan, semua kandidat harus berjuang memenangkan pasangan NA-IC. Apalagi Ketum Gerindra Prabowo sangat mempercayai NA untuk maju memimpin Sumbar. “Mari bersama kita antarkan NA-IC jadi Gubernur dan Wakil Gubernur. Semua pengurus, sayap partai, kader dan lainnya bersama memilih dan memenangkan NA-IC. Keduanya adalah tokoh yang sukses sebagai birokrat,” tukas Ande.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra Sumbar yang juga calon Gubernur Nasrul Abit mengaku bangga dengan Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade. Bahkan dia meneriakkan kalau Andre sangat layak menjadi Menteri.

“Terima kasih pak Ketua DPD yang telah memberikan dukungan penuh pada NA-IC dan juga calon di Kabupaten/Kota se-Sumbar,” kata Nasrul Abit yang menerima lembaran B1 KWK untuk mendaftar ke KPU Sumbar 6 September 2020.

NA bertekad akan menaikkan derajat 125 nagari yang masih tertinggal di Sumbar. Akan membuat komitmen Bupati/Wako menyelesaikan hal itu.

“Kita akan membangun SDM bersama-Sama. Fokus selesaikan nagari tertinggal. Perbaiki pelayanan kesehatan, pendidikan dan recovery ekonomi karena Covid-19. Termasuk membangun 400 tower yang dibutuhkan untuk kelancaran belajar online,” katanya.

Ketua Tim Pemenangan NA-IC Supardi menegaskan, dia akan segera menuntaskan tim pemenangan dan membangun jaringan saksi sampai ke seluruh TPS. Baginya, saksi adalah “senjata” pamungkas dan pemilihannya harus cermat. “Jangan sampai yang menjadi saksi adalah orang-orang dekat pengurus partai, bukan orang yang dekat dengan TPS,” kata Supardi.

Dia optimistis, pasangan murni Gerindra ini akan memenangkan Pilkada yang berlangsung beberapa bulan ke depan. Apalagi, pasangan ini sangat cocok memimpin Sumbar karena punya segudang pengalaman. “Terima kasih untuk dukungan semua kader Gerindra, mari kita berjuang bersama-sama,” pungkasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional