Menu

Datangi Kantor DPRD, Massa Demonstran Dharmasraya Tolak UU Cipta Kerja

  Dibaca : 144 kali
Datangi Kantor DPRD, Massa Demonstran Dharmasraya Tolak UU Cipta Kerja
UNJUK RASA— Suasana aksi unjuk rasa mahasiswa dan Ormas yang menolak pemberlakuan Omnibus Law UU Cipta Kerja di kantor DPRD Dharmasraya, Senin (12/10).

DHARMASRAYA, METRO
Kelompok massa yang tergabung dari berbagai kampus dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Dharmasraya menggelar aksi unjuk rasa menolak pemberlakukan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (12/10).

Aksi tersebut mendapatkan pengamanan yang ketat oleh petugas gabungan Polisi, TNI dan Satpol PP. Terlihat peserta aksi lembaran kertas-kertas ditulis tangan menggunakan spidol yang pada intinya menolak UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPRI beberapa waktu lalu.

Dalam orasinya, salah seorang mahasiswa, Refli mendesak lembaga legislatif tersebut turut menolak pemberlakuan undang-undang yang dinilai merugikan angkatan kerja di Indonesia.

“Tak hanya lisan, kami juga mendesak seluruh anggota dewan melalui unsur pimpinan secara berjenjang, turut menolak dalam bentuk pernyataan sikap yang disampaikan secara tertulis ke pihak pemerintah pusat,” ujar Refli yang juga pengurus KNPI Dharmasraya itu.

Hal yang sama diungkap Bustanol. Ia meyakini dengan diberlakukannya regulasi tersebut dinilai telah merenggut hak pemuda Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak sebagaimana telah dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945.

Karena, lanjutnya, ada sejumlah klausul dan nomenklatur pada regulasi itu yang justru mengekspresikan penghilangan hak dasar angkatan kerja serta mengarah pada adanya keberpihakan kepada para kaum kapitalis.

“Kami meminta lembaga DPRD sebagai pengemban amanah rakyat melalui proses demokrasi, mampu menjadi saluran aspirasi dengan ikut menolak tegas diberlakukannya Undang-Undang tersebut demi melindungi hak-hak generasi muda dan angkatan kerja, khususnya di Dharmasraya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Pariyanto saat menerima kedatangan rombongan massa tersebut didampingi unsur pimpinan DPRD lainnya bersama unsur Forkopimda setempat, mengapresiasi ge rakan yang dipelopori oleh mahasiswa dan ormas yang merupakan cerminan dari upaya kritis dari sesama anak bangsa.

“Terkait aspirasi yang disampaikan, tentu kami akan menyampaikannya ke pihak terkait secara kelembagaan, dengan memperhatikan prosedur tata usaha negara agar aspirasi tersebut bisa menjadi salah satu referensi bagi para pemangku kebijakan di negara ini, “ ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD setempat, Adi Gunawan menambahkan, adanya tuntutan untuk turut menandatangani pernyataan penolakan secara tertulis terhadap regulasi tersebut, menurutnya harus mengacu kepada tugas pokok, fungsi dan kewenangan lembaga legislatif di daerah.

Karena, lanjutnya, setiap lembaga negara dari pusat sampai daerah memiliki kewenangan yang sudah diatur jelas dalam undang-undang, termasuk menandatangani surat atau menerima dan menyalurkan aspirasi masyarakat seperti yang dilakukan oleh para mahasiswa dan Ormas tersebut.

“Pada prinsipnya kami tidak akan mengabaikan sedikitpun jika itu menyangkut aspirasi masyarakat, dan akan menggunakan hak dan kewenangan kami selaku wakil rakyat serta fungsi kelembagaan legislatif untuk mempertahankan serta memperjuangkan apa-apa yang menjadi hak masyarakat,” ujarnya.

Pantauan POSMETRO, aksi damai tersebut melibatkan utusan mahasiswa dari Kampus III Universitas Andalas, Universitas Dharmas Indonesia dan STITNU serta unsur pengurus dan OKP yang tergabung dalam KNPI Dharmasraya.  Kedatangan mahasiswa ini disambut pimpinan DPRD berserta anggota DPRD lainnya. Turut hadir pada kesempatan itu, Plt Bupati Dharmasraya, H Amrizal Dt Rajo Medan, Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansayah dan Dandim 0310/SSD, Letkol Inf Edik Hendra Sandi serta beberapa kepala OPD.

Aksi unjuk rasa pun berlangsung terkendali, kondusif dan aman dengan menerapkan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional