Menu

Dasco Bereaksi Keras, Pos Militer TNI Diserang Kelompok Separatis Teroris

  Dibaca : 75 kali
Dasco Bereaksi Keras, Pos Militer TNI Diserang Kelompok Separatis Teroris
EVAKUASI—Terlihat upaya evakuasi yang dilakukan usai penyerangan Pos Koramil Kisor di Kampung Kisor, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9) kemarin.

JAKARTA, METRO–Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta aparat penegak hukum menyelidiki kasus penyerangan di Posramil Kisor di Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (2/9) pukul 04.00 WIT. Penyerangan di pos militer itu diduga dilakukan puluhan orang kelompok separatis teroris (KST) Papua.

“Kami minta agar aparat penegak hukum menginvestigasi,” kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (3/9).

Legislator fraksi Partai Gerindra itu juga meminta aparat negara bisa mela­kukan tindakan yang keras ter­hadap kelompok ber­sen­jata. Sebab, mereka meng­hadirkan keresahan pu­blik.

 “Lakukan tindakan yang keras terhadap kelompok kekerasan bersenjata dan tidak menoleransi, sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tutur Dasco.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menyebut ada lebih dari 30 orang menyerang Posramil Kisor di Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (2/9) pukul 04.00 WIT.

Jumlah itu diperoleh melalui keterangan para prajurit TNI yang selamat dari penyerangan yang diduga dilakukan kelompok separatis teroris (KST). “Sekitar 30-an ke atas, karena malam hari,” kata Cantiasa melalui layanan pesan, Kamis (2/9).

Jenderal bintang dua itu menyebut para pelaku me­ng­gunakan parang saat mela­kukan penyerangan ke Pos Militer itu. Saat ini, proses pengejaran terhadap para pelaku tengah dilakukan aparat gabungan.

“Kami sedang terus identifikasi mereka, ke mana mereka melarikan diri,” ungkap Cantiasa.

Empat prajurit TNI gugur setelah Posramil Kisor diserang KST. Adapun prajurit yang gugur yaitu Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman. Selain empat meninggal, ada dua prajurit TNI yang menderita luka menyusul penyerangan KST yaitu Sertu Juliano dan Pratu Ikbal. Sementara itu, ada lima prajurit yang selamat dari penyerangan tersebut. (ast/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional