Menu

Dari Korupsi Bansos Diduga Terima Suap Rp1 Miliar, KPK  Pastikan Usut Anggota BPK

  Dibaca : 38 kali
Dari Korupsi Bansos Diduga Terima Suap Rp1 Miliar, KPK  Pastikan Usut Anggota BPK
PEMERIKSAAN— Tersangka mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, pekan lalu.

JAKARTA, METRO–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mengusut aliran uang dari hasil korupsi pengadaan Bansos Covid-19. Salah satu upaya pengembangan ialah fakta yang disampaikan ter­dakwa dan saksi di persi­dangan perkara dugaan suap pengadaan sembako bansos Covid-19. Plt Juru

Pada sidang Senin (7/6) kemarin, terkuak adanya aliran duit Rp 1 miliar ke Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasih.

“Seluruh fakta sidang perkara ini akan dianalisis tim JPU KPK,” Fikri saat di­kon­firmasi, Selasa (8/6). Fikri menerangkan, analisis dila­kukan untuk mendapatkan kesimpulan apakah kete­rangan saksi dalam persi­dangan ada keterkaitan de­ngan alat bukti lain sehingga menjadi fakta hukum.

“Prinsipnya sejauh ada kecukupan setidaknya dua bukti permulaan yang cukup, kami akan pastikan perkara ini dikembangkan lebih lanjut dengan menetapkan pihak lain sebagai tersangka,” te­gas Fikri.

Dalam sidang bansos ke­marin, mantan Pejabat Pem­buat Komitmen Kementerian Sosial (PPK Kemensos) Ma­theus Joko Santoso mengakui menyerahkan Rp 1 miliar dalam bentuk dolar Amerika Serikat kepada anggota Ba­dan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi.

Uang itu berasal dari pu­ngu­tan fee para vendor penggarap proyek bansos Covid-19. Fakta persidangan itu terungkap saat Ketua Ma­jelis Hakim Muhammad Damis mengonfirmasi Joko ihwal aliran uang suap ban­sos Corona untuk Achsanul Qosasi.

Dalam persidangan ini, Matheus Joko dihadirkan tim jaksa sebagai saksi untuk terdakwa Juliari P. Batubara. “Apakah ada yang saudara berikan ke Achsanul Qosa­sih?” tanya Hakim Damis kepada Matheus Joko dalam sidang lanjutan perkara du­gaan suap terkait pengadaan Bansos Covid-19 di Penga­dilan Tipikor, Senin (7/6).

“Ada. Saya berikan ke­pada orangnya beliau (Ach­sa­nul Qosasi), namanya Yon­da, pada Juli, Rp 1 miliar, ben­tuknya dolar Amerika,” ung­kap Joko. Joko mengungkap bahwa Achsanul Qosasi me­ru­pakan anggota BPK. Ma­theus tak menjelaskan se­cara detail terkait apa uang itu diserahkan kepada Ach­sa­nul Qosasi. Dia hanya memastikan bahwa uang yang diserahkan itu atas perintah Plt Direktur PSKBS Kemensos Adi Wahyono. (tan/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional