Menu

Danrem 032/WBR Kunjungi Lokasi TMMD/N di Limapuluh Kota, Sudah 50 Tahun Masyarakat Menanti Pembukaan Jalan

  Dibaca : 61 kali
Danrem 032/WBR Kunjungi Lokasi TMMD/N di Limapuluh Kota, Sudah 50 Tahun Masyarakat Menanti Pembukaan Jalan
SERAHKAN KUNCI— Danrem 032 Wirabraja, Brigadir Jenderal TNI Arief Gajah Mada menyerahkan bantuan rehab rumah tidak layak huni secara simbolis kepada salah seorang warga.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Komandan Korem (Dan­rem) 032 Wirabraja, Bri­gadir Jenderal TNI Arief Gajah Mada dan Rom­bo­ngan mengunjungi Lokasi Tentara Manunggal Masuk Desa/Nagari (TMMD/N) ke-111 di Nagari Talang Maua Kecamatan Mungka Kabupaten Limapuluh Ko­ta, Selasa (6/7).

Selain Danrem, ikut langsung Dandim 0306/50 Kota, Letkol. Kav. Ferry S. Lahe, Bupati, Ketua DPRD, Kapolres dan sejumlah Kepala OPD.

Sebelum mengunjungi lokasi TMMD/N, Danrem dan rombongan singgah di Makodim 0306/50 Kota un­tuk mendengar pema­pa­ran Dandim terkait TMMD tahun 2021.

Menurut Brigjen Arief Gajah Mada, TMMD tahun 2021 di Jajaran Korem Wi­ra­braja terdapat empat kodim lainnya yang juga melaksanakan TMMD ber­sama Kodim 0306/50 Kota. Yakni Kodim 0308/Paria­man, Kodim 0319/Men­ta­wai, Kodim 0304/Agam ser­ta Kodim 0309/Solok yang akan melaksanakan TMMD pada Oktober nanti.

Dalam pelaksanaan T­M­MD/N yang bertujuan membantu masyarakat s­e­kaligus mendekatkan TNI dan rakyat itu, Kodim 0306/50 Kota menurut A­rief, me­nurunkan 150 orang per­sonil TNI dan ber­bagai instansi terkait lain­nya.

Dalam kegiatan yang digelar selama satu bulan tersebut, TMMD/N ke-11 membuka jalan sepanjang 9 kilometer yang meng­hubungkan Nagari Talang Maur Kecamatan Mungka ke Nagari Maek Keca­ma­tan Bukik Barisan. Selain itu juga ada program bedah rumah dan bantuan sem­bako.

“Di wilayah Korem 032/WBR ada lima kodim yang melaksanakan TMMD. Un­tuk Kabupaten Limapuluh Kota dimulai 15 Juni hingga 14 Juli 2021. Sebelum pelak­sanaan TMMD/N, kita awali dengan Pra TMMD/N se­lama 15 hari,” sebut Brig­jend TNI Arief Gajah Mada diamini Letkol. Kav. Ferry Lahe.

Danrem juga menye­but, keinginan masyarakat untuk membuka jalan dari Nagari Talang Maur Keca­matan Mungka ke Nagari Maek Kecamatan Bukik Barisan telah diimpikan masyarakat sejak puluhan tahun lalu, sehingga me­reka antusias dalam mem­berikan bantuan tenaga melalui gotong royong saat TMMD/N dilaksanakan.

“Keinginan masyarakat untuk membuka jalan yang menghubungkan dua Na­gari ini telah diimpikan sejak tahun 1970 lalu. Dan kita (TNI.red) apresiasi dan ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan,” tutup Arief.

Sementara Dandim 03­06/50 Kota, Letkol. Ferry S. Lahe menyebut, jalan se­pan­jang 9 kilometer jalan yang dibangun dalam TM­MD/N tahun ini memper­singkat jarak tempuh yang semula 40 kilometer men­jadi 20 kilometer. Hal ini diharapkan banyak mem­bawa manfaat bagi masya­rakat, sehingga pereko­nomian makin meningkat dan pendapatan naik.

“Jalan ini sudah lama diimpikan masyarakat, dan alhamdulillah berkat du­kungan semua pihak ter­masuk masyarakat hal ini terwujud. Selain jalan. Kita juga melakukan rehab sem­bilan rumah masyarakat yang tidak layak huni, men­jadi layak huni di dua keca­matan. Yakni di Kecamatan Mungka dan Kecamatan Bukit Barisan,” sebutnya.

Ferry Lahe juga me­nam­bahkan, sebelumnya Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy juga telah melakukan peninjauan ke lokasi TMMD/N dan me­nyerahkan secara simbolis RTLH kepada masyarakat penerima bantuan.

“Selain pembukaan ja­lan, kita juga melakukan rehab rumah masyarakat yang tidak layak huni. Ta­hun ini jumlahnya men­capai sembilan unit. Dalam TMMD/N ini kita juga mem­berikan bantuan sem­ba­ko,” tutupnya. Danrem didampingi Istri juga me­nye­rahkan bantuan berupa peralatan olahraga, se­kolah dan ibadah kepada sejumlah perwakilan ma­syarakat. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional