Menu

Dana KONI Padang Rp3,2 M Dipertanyakan

  Dibaca : 124 kali
Dana KONI Padang Rp3,2 M Dipertanyakan
Mastilizal Aye

PADANG, METRO–Anggota Komisi IV  DP­RD Padang Mastilizal Aye mempertanyakan, peng­gunaan dana KONI Pa­dang anggaran tahun 2021 senilai Rp3,2 miliar. Pa­salnya, sepanjang dana tersebut dicairkan sejak April 2021 lalu, kondisi kota ini masih dalam pusaran pandemi Covid-19. Maka kegiatan seperti turnamen dan kejuaraan nyaris tak terdengar. Sehingga, perlu dipertanyakan peng­gu­naan dana tersebut dinilai tidak tepat sasaran.

“Tentu sepanjang pan­demi Covid-19 kegiatan kejuaraan dan turnamen tidak ada sama sekali, namun anggaran sebesar Rp3,2 miliar tersebut tetap dicairkan pengurus KONI Padang,” ujar Mastilizal Aye, Senin (30/8).

Dikatakan Aye, tentu pemanfaatan dana hibah dari APBD Kota  Padang tahun 2021 itu, dewan perlu  mendapatkan laporannya. Kemana saja anggaran  miliaran rupiah tersebut dimanfaatkan. Karena, se­lain mendapatkan laporan keuangan, parlemen perlu mendapatkan laporan in­ventaris dan laporan orga­nisasinya.

Aye mengkhawatirkan penggunaan dana tersebut kurang maksimal dan tak tepat sasaran sesuai untuk meningkatkan prestasi o­lah­raga di Ranah Bing­kuang Kota Padang ini. Kenapa dikatakan kurang maksimal alias kurang te­pat sasaran, tentu karena negeri tengah dilanda pan­demi.

Bisa saja dikhawatirkan dana tersebut diman­faat­kan sekadar, untuk mela­kukan monitoring-monitoring saja. Apalagi, kegiatan Porprov Sumbar 2021 be­lum jelas tentu bisa dilak­sanakan, karena lagi-lagi Covid-19 masih belum tun­tas. Jikalau, dana tersebut diberikan kepada atlet yang rencananya untuk meng­hadapi agenda multi iven Porprov Sumbar 2021 itu.

Selain itu ia tak menutup kemungkinan akan peman­faatan penggunaan dana sebesar Rp3,2 miliar ter­sebut kepada pengurus KONI Padang pada pelak­sanaan Musorkolub KONI Padang, yang sedianya akan dilaksanakan awal September 2021.

Plt Ketua  KONI Padang H Ilmarizal mengatakan, penggunaan dana KONI Padang senilai Rp3,2 miliar tersebut jelas ada per­tanggungjawabanya. Ka­rena, yang dikelola ini a­dalah uang APBD, tentu jelas saja ada laporan pertanggungjawabanya. “Sedangkan uang orangtua saja kita dipakai, juga  ada pertanggungjawabanya kemana kita manfaatkan. Ini jelas-jelas bukan uang kita tapi uang APBD,” tegas Ilmarizal, Senin (30/8).

Ditambahkan Ilmarizal, dana sebesar Rp3,2 miliar tersebut antara lain di­manfaatkan untuk uang pembinaan pengurus ca­bang cabang olaharaga (Cabor)  sebanyak 46 Peng­cab Cabor di Kota Padang termasuk uang admi­nis­trasi dan ATK-nya.  “Uang ATK  yang terdiri dari pu­luhan Pengcab Cabor itu senilai Rp5 juta per cabor-nya,” ujar Ilmarizal.

Apalagi, sekarang Peng­cab Cabor sudah ber­tambah menjadi 53 Cabor. Kemudian, juga diperg­u­nakan untuk dana latihan atlet menghadapi alek Por­prov Sumbar 2021. Di an­taranya uang asupan gizi latihan atlet yang ikut alek Porprov. (boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional