Menu

Dana Hibah Covid-19 Rp 2 Triliun Hoax, Anak Akidi Tio jadi Tersangka

  Dibaca : 156 kali
Dana Hibah Covid-19 Rp 2 Triliun Hoax, Anak Akidi Tio jadi Tersangka
SIMBOLIS— Dokter pribadi keluarga Akidi Tio, Hardi Darmawan, saat menyampaikan hibah ke Kapolda Sumsel Irjen Indra Heri.

SUMSEL, METRO–Polda Sumatera Selatan telah resmi menetapkan anak bungsu almarhum Akidi Tio, Heriyanti sebagai tersangka. Dia diduga telah berbohong terkait hibah dana penanggulangan Covid-19 senilai Rp 2 triliun.

“Sekarang tersangka masih diperiksa, statusnya saat ini sudah tersangka karena kita sudah mengumpulkan alat bukti yang cukup,” ujar Direktur Intelkam Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Ratno Kuncoro kepada wartawan, Senin (2/8).

Ratno mengatakan, saat ini Heriyanti masih menjalani pemeriksaan. Polisi masuh mendalami motif dan maksud dari kebohongan hibah dana Covid-19 ini.

“Saya mewakili Polda Sumsel mengatakan hal ini, unsur pidana sudah terpenuhi hingga akhirnya hari ini kita lakukan penindakan,” jelasnya.

Sebelumnya, kasus ini bermula saat keluarga pengusaha sukses asal Kota Langsa, Aceh, Akidi Tio memberikan dana hibah senilai Rp 2 triliun untuk Sumatera Selatan. Dana ini ditujukan untuk penanggulangan Covid-19.

Penyerahan dana bantuan turut disaksikan Gubernur Sumsel H Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Dra Lesty Nuraini Apt Kes dan Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji.

Namun, sampai saat ini dana hibah yang dijanjikan tidak kunjung diterima. Padahal penyerahan secara simbolis sudah dilakukan sejak 26 Juli 2021.

Gubernur Angkat Bicara

Gubernur Sumsel H Herman Deru, angkat bicara setelah mengetahui bahwa dana hibah untuk penanganan Covid-19 Rp 2 Triliun yang disumbangkan oleh keluarga Akidi Tio ternyata hoax. Dia pun meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas tersangka penipuan dana hibah itu.

Seperti diberitakan Sumeks.co (Jawa Pos Group), Deru meminta kepada pihak Kepolisian Polda Sumsel untuk menyelidiki kasus ini. “Saya atas nama pribadi, dan mewakili seluruh masyarakat Sumsel untuk menindak lanjuti kasus ini.,” kata Deru saat jumpa di kantor Pemprov Sumsel, Senin (2/8).

Dia meminta mungkin untuk memberikan tindakan tegas kepada tersangka, yang telah melakukan penipuan mengenai dana hibah Rp2 Triliun kepada masyarakat Sumsel. “Dan saya berharap diberikan dengan sanksi hukum yang berlaku setegas- tegasnya,” imbuh Deru.

Deru menegaskan dengan adanya hoax ini, jelas sangat merugikan. Khususnya untuk masyarakat Sumsel. Dikarenakan banyak masyarakat telah merasa senang dengan adanya kabar dana hibah tersebut.

Terlebih disebutkan bantuan tersebut nantinya akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak covid 19 dan PPKM. “Tentu ini sangat merugikan dan meresahkan sekali, di tengah keadaan ini masih ada saja yang ingin membuat kabar bohong seperti itu,” ungkapnya. (jpg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional