Close

Dana Bansos 2021 Segera Dicairkan

Syafrial Kani, Ketua DPRD Kota Padang

KUINI, METRO
Tahun 2021 ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang mengakomodir bantuan sosial (bansos) senilai Rp 13 miliar. Dana itu dapat dipakai pemohon untuk untuk modal usaha, organisasi karang taruna, kelompok dan lainnya.

“Selain untuk kelompok, bansos untuk individu juga ada. Usulan pokok pikiran (pokir) dewan juga bisa,” ungkap Sekretaris Dinsos Kota Padang, Yoserizal, Kamis (25/3).

Dijelaskan, syarat penerima bansos bagi individu adalah, sudah terdaftar namanya dalam Basis Data Terpadu (BDT) Kemensos. Sedangkan untuk organisasi harus jelas kepengurusannya. Jika tak jelas, maka bansos sulit didapat.

Untuk tahun ini, dana bansos yang digulirkan sudah diatur dalam Perwako. Bagi individu antara Rp1 juta sampai Rp5 juta. Untuk kelompok Karang Taruna dan lainnya Rp 5 juta, Rp 10 juta dan lainnya.

“Sedangkan bantuan untuk rumah ibadah bisa langsung diakomodir di Bagian Kesra,” ulas Yoserizal.

Untuk pencairan dana bansos, saat ini khusus usulan bantuan TA 2020 dari pokir dewan masih dalam verifikasi data. Jika selesai, ditargetkan jelang Ramadhan 1442 H ini, dapat diterima pemohon individu dan kelompok. “Dananya akan masuk ke rekening,” katanya.

Sementara, bantuan sosial untuk pandemi Covid-19, menurut Yoserizal sudah tak ada dianggarkan lagi, kecuali bantuan dari dari pemerintah pusat.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Azwar Siry jelang pencairan bansos, Dinsos diminta merealisasikan sesuai by name by address. Sehingga tak terjadi kesalahan dan pemohon yang menerima benar-benar tepat sasaran.

Dinsos juga harus mengawal pendistribusian bansos. Memastikan apakah bantuan itu benar-benar digunakan dengan baik oleh si penerima. “Seperti modal usaha, biaya pendidikan dan lainnya. Jangan sampai uang diterima dibelikan ke HP android, atau sepeda motor,” tukasnya.

Selanjutnya, Dinsos diminta hubungi pemohon jika memang sudah waktunya cair. Jangan didiamkan saja. Agar warga tidak bertanya-tanya dan ketinggalan informasi.

Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani meminta dalam pencairan bansos harus sesuai sesuai SOP, dan uang yang diterima si penerima dapat digunakan untuk kebutuhan yang diperlukannya.

“Jika sudah dicairkan, protokol kesehatan jangan abai. Jangan sampai terjadi penumpukan warga penerima bansos,” kata Syafrial Kani. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top