Menu

Dampak PSBB dan Larangan Mudik, Konsumsi BBM Turun, Penyaluran Elpiji Naik

  Dibaca : 263 kali
Dampak PSBB dan Larangan Mudik, Konsumsi BBM Turun, Penyaluran Elpiji Naik
TERAPKAN PROTOKOL— Petugas SPBU terapkan protokol pencegahan Covid-19 dalam bekerja melayani masyarakat yang melakukan pembelian BBM.

PADANG, METRO
Kondisi pandemi Covid-19 membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Untuk pertama kalinya, Satuan Tugas Ramadhan, Idul Fitri dan Covid-19 (Rafico) Pertamina mendata konsumsi BBM menjelang dan setelah lebaran di Sumatera Barat menunjukkan penurunan. Pada tahun-tahun lalu, konsumsi BBM selalu meningkat karena budaya mudik lebaran.

“Selama H-3 hingga H+3 lebaran tahun ini, kami mencatat konsumsi BBM mengalami penurunan. Untuk BBM jenis bensin yaitu Premium, Pertalite, dan Pertamax Series, konsumsinya mencapai 1,7 juta liter per hari. Jumlah ini turun hingga 16 persen dibandingkan konsumsi harian normal sebesar 2,1 juta liter per hari,” ujar Roby Hervindo, Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I.

Tahun lalu ungkapnya, realisasi konsumsi BBM jenis bensin di Sumbar selama H-3 hingga H+3 lebaran mencapai 2,4 juta liter per hari. Meningkat 14 persen dibandingkan rerata normal harian tahun 2019 sebesar 2,1 juta liter per hari.

Roby menambahkan, situasi serupa terjadi pada konsumsi BBM jenis diesel (Biosolar, Dexlite dan Dex). Konsumsinya anjlok 63 persen dibandingkan rerata konsumsi normal. Atau setara 411 ribu liter per hari selama H-3 hingga H+3 lebaran 2020.

Pada H-3 hingga H+3 lebaran 2019 sebutnya, konsumsi BBM jenis diesel sejumlah 1,14 juta liter per hari. Menurun dua persen berbanding konsumsi rerata normal harian 2019 sejumlah 1,16 juta liter per hari.

Di sektor elpiji kata Roby, penyaluran elpiji 3 kg subsidi selama H-3 sampai H+3 lebaran 2020 menunjukkan konsistensi tren meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya. Penyaluran di periode tersebut pada tahun ini meningkat 18 persen di wilayah Sumbar.

“Menjelang dan sesudah lebaran ini, kami salurkan elpiji 3 kg subsidi sebanyak 132 ribu tabung per hari. Adapun konsumsi harian normal sekitar 111 ribu tabung per hari,” sambung Roby.

Sebagai perbandingan, konsumsi elpiji 3 kg subsidi tahun 2019 pada H-3 sampai H+3 lebaran sebanyak 110 ribu tabung per hari. Satgas Rafico masih terus siaga dan memastikan penyaluran BBM serta elpiji tetap berjalan lancar. Satgas masih bertugas hingga 8 Juni 2020.

Beradaptasi dengan situasi pandemi, Pertamina juga terus berinovasi dalam layanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui layanan antar produk BBM dan elpiji Pertamina Delivery Service (PDS).

“Kami juga terus mendorong konsumen agar bertransaksi BBM secara non tunai melalui aplikasi MyPertamina dan LinkAja. Selain lebih mudah dan nyaman, juga mengurangi resiko penyebaran Covid-19,” tutup Roby. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional