Menu

Dampak Pandemi, Transaksi Hotel dan Restoran Berkurang Rp 174 M

  Dibaca : 138 kali
Dampak Pandemi, Transaksi Hotel dan Restoran Berkurang Rp 174 M
Medi Iswandi, Kepala Bappeda Kota Padang

AIAPACAH, METRO
Pandemi Covid-19 mengakibatkan transaksi di hotel dan restoran berkurang sebesar Rp 174 miliar. Kepala Bappeda Kota Padang, Medi Iswandi mengatakan, berkurangnya transaksi di hotel dan restoran tersebut disebabkan karena tidak adanya kunjungan wisatawan ke Padang.

“Selama dua bulan masa PSBB lalu, tidak ada kunjungan wisatawan sehingga berpengaruh terhadap transaksi di hotel dan restoran,” ujar Medi.

Tak hanya berdampak pada hotel dan restoran sebut Medi, pandemi Covid-19 juga mengakibatkan berkurangnya transaksi harian di sembilan lokasi pasar di Kota Padang. “Angkanya sekitar Rp 11 miliar per hari,” sebut Medi.

Selain itu ungkap Medi, transaksi PKL di destinasi wisata juga berkurang sebesar Rp7 miliar di waktu dua bulan masa PSBB. “Kemudian 12 ribu UMKM kita, baik itu kuliner, ritel, jasa, kerajinan dan ultra mikro juga terdampak. Sehingga transaksi juga berkurang sebesar Rp 17,6 miliar,” tukas Medi.

Selain itu terang Medi, juga ada dirumahkannya 5.431 pekerja di Kota Padang. “Ada 172 perusahaan yang merumahkan karyawannya di Kota Padang,” tandas Medi.

Medi menambahkan, pandemi Covid-19 juga turut berdampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Padang. Dimana PAD Kota Padang berkurang sekitar 25 persen atau sekitar Rp 250 miliar.

Melihat kondisi itu kata Medi, maka di 2021, Pemko Padang akan mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial, di samping juga fokus untuk penanganan Covid-19. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional