Menu

Dampak Efisiensi Anggaran, THL Terancam PHK di Solok

  Dibaca : 311 kali
Dampak Efisiensi Anggaran, THL Terancam PHK di Solok

SOLOK, METRO–Dampak dari efesiensi anggaran dan kompetensi yang dilakukan Pemkab Solok di kepemimpinan Bupati Solok Epyardi Asda, para tenaga harian lepas (THL) yang bertugas itu terancam diputus hubu­ngan kerja (PHK). Staf Khu­sus Bupati Solok, Zulfa Zetya, menyatakan rasio­nalisasi tenaga harian le­pas (THL) di Pemkab Solok perlu dilakukan. Hal itu disampaikan Zulfa di akun facebook- nya, Senin (24/5).

Zulfa mengatakan, ada 2 indikator yang menjadi pertimbangan. Yakni efi­siensi dan kompetensi. Meski sebenarnya, status kepegawaian Staf Khusus Bupati Solok juga THL. Menurutnya, rasionalisasi tersebut, setelah dilakukan pendataan, jumlah THL di Kabupaten Solok sudah melebihi ambang batas.

“Setelah melakukan pendataan, ternyata jum­lah THL di Kabupaten Solok sudah melebihi ambang batas, sehingga mem­be­ratkan APBD. Perlu rasa­nya dilakukan pengu­ra­ngan guna efisiensi ang­garan yang akan diber­dayakan adalah yang me­miliki kompetensi dan di­tempatkan sesuai bidang keilmuan yang dimiliki,” tulis Zulfa.

Sebelumnya, Bupati So­lok Epyardi Asda, mem­buat pernyataan akan me­ngevaluasi keberadaan sekitar 1.700 orang tenaga harian lepas (THL) di Pem­kab Solok. Pernyataan itu ditegaskan Epyardi secara resmi saat Sertijab Bupati Solok di hari pertama usai dilantik, Senin (26/4/2021).

Pernyataan serupa kem­bali ditegaskan dalam forum resmi berikutnya. Yakni di keesokan harinya saat Sidang Paripurna DP­RD Kabupaten Solok, Se­lasa (27/4/2021). “Kami a­kan mengevaluasi ASN dan THL di Pemkab Solok. Ada sekitar 6 ribu ASN dan ada 1.700 THL. Bahkan ada THL yang umurnya sudah 60 tahun, giginya sudah om­pong, masih saja ada be­kerja di Pemkab Solok,” ujar Epyardi Asda.

Bagi THL, kata “eva­luasi” Epyardi Asda ter­dengar sebagai amputasi dan pemecatan. Artinya, sebagai orang yang bera­da di posisi yang sangat lemah, hidup mereka kini di ujung tanduk. Tidak hanya bagi mereka, tapi juga ada banyak mulut yang harus mereka beri makan. Ada istri, anak, orang tua dan keluarga lainnya yang men­jadi tanggung jawab mereka. Posisi mereka semakin lemah, sebab ti­dak ada ruang dan tempat untuk mengadu.

Salah seorang THL di OPD Pemkab Solok, “K” (28) mengaku, sangat ter­pu­kul dan terluka dengan pernyataan Epyardi Asda saat Sertijab di Kantor Bupati Solok (26/4/2021) dan Pidato Perdana di Sidang Paripurna DPRD Kabu­pa­ten Solok (27/4/2021).

Sarjana dari salah satu perguruan tinggi ternama di Sumbar itu mengaku dirinya “rela” menjadi THL di Pemkab Solok, karena belum memiliki pekerjaan setamat kuliah. Dari berba­gai upaya memasukkan permohonan lowongan pe­ker­jaan, belum membuah­kan hasil.

“Tentu kami sangat ter­pukul dan terluka dengan pernyataan Pak Bupati Epyardi Asda. Beliau ada­lah orang tua kami, sosok yang mestinya menjadi panutan dan pelindung ba­gi kami. Bukan malah mem­buat kami galau dan khawatir dengan nasib ka­mi ke depan,” ujar K

Menurut K, pernyataan Epyardi Asda sama sekali bertolak belakang dengan kondisi saat ini. Evaluasi THL menurut K meru­pa­kan imbas dari politik di Pilkada Kabupaten Solok 9 Desember 2020 lalu.

K berharap, Epyardi Asda dan Jon Firman Pan­du untuk lebih bijak­sana dan mengambil kepu­tu­san.Meski begitu, K me­yakini Epyardi Asda adalah orang baik dan memiliki hati nurani. Sehingga me­miliki kepedulian terhadap nasib masyarakat Kabu­paten Solok, termasuk bagi THL,” katanya

Terkadang, kata K, kebi­jakan kepala daerah akan sangat berpengaruh terha­dap nasib seseorang ke depan. Bagi kami para THL, tentu tidak akan banyak pengaruh yang bisa kami berikan ke kontestan di Pilkada.

Tapi, kami akan me­nang­gung rentetan beban ke depan, terkait kehi­dupan kami dan keluarga yang kami tanggung. Na­mun, kami yakin Pak Ep­yardi adalah orang yang bijak dan memiliki hati nurani. “Beliau akan ber­pihak ke msyarakat, tidak hanya sekadar mende­ngarkan bisikan tim sukses atau tim pemenangan. Se­bab, yang akan me­nang­gung dampak dari kebi­jakan itu, adalah beliau sendiri, bukan tim sukses atau tim pemenangan,” ujar K. (*/vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional