Menu

Damkar Payakumbuh semakin Dicintai Warga

  Dibaca : 429 kali
Damkar Payakumbuh semakin Dicintai Warga

SUKARNOHATTA, METRO
Keberadaan dan kinerja pemadam kebakaran semakin hari semakin dirasakan dan dicintai oleh masyarakat Kota Payakumbuh, tak hanya berurusan dengan si jago merah, tapi banyak tugas penyelamatan jiwa yang mereka lakukan meliputi hewan-hewan berbisa sekalipun.

Hal ini dapat dilihat dari data rekap instansi pasukan berbaju biru tersebut selama 3 tahun ini. Tahun 2018 lalu jumlah layanan hanya 168, sementara pada tahun 2019 lalu jumlah layanan menurun 156, namun pada 2020 meningkat tajam menjadi 259 layanan yang sudah dirasakan warga.

Adapun layanan tersebut meliputi kebakaran, pengelontoran (pembersihan drainase, pasar, bekas banjir dan lingkungan), evakuasi ular, evakuasi sarang tawon, sosialisasi, dan penyelamatan. Bahkan, pemadaman kebakaran yang mereka lakukan tak hanya di wilayah Kota Payakumbuh saja, namun juga di daerah tetangga.

“Benar, kita tahun ini sudah menangani 63 kasus kebakaran, 51 pengelontoran, 37 evakuasi ular, 71 evakuasi sarang tawon, 23 sosialisasi, dan 14 kali penyelamatan,” terang Kasatpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra didampingi Kabid Damkar Budi Kurniawan kepada media, baru-baru ini.

Mereka memiliki quick respon time (QRT) minimum, dimana setelah terima laporan, paling lambat 15 menit mereka sudah harus sampai di lokasi penyelamatan. Dari pantauan media, kenyataannya petugas malah sudah sampai dibawah 12 menit di wilayah kerja mereka Kota Payakumbuh.

“Ini patut diapresiasi, damkar kita bisa cepat respon dengan laporan masyarakat Payakumbuh. Kalau membantu di wilayah kabupaten mungkin agak lama sedikit datangnya, karena butuh waktu menjangkau area,” kata Jefri, salahsatu warga Payakumbuh.

Menurut Devitra, selain karena peningkatan jumlah laporan yang berimbas kepada naiknya angka pelayanan, sudah banyak warga yang tau kalau damkar tak hanya berfungsi sekedar memadamkan api saja, namun ada banyak lagi tugas menyelamatkan jiwa dan kemanusiaan yang mereka lakukan.

“Kedepan kita akan menambah sarana dan prasarana penyelamatan. Agar proses penyelamatan dapat terus kondusif, kita lakukan transformasi tugas penyelamatan,” kata Devitra.

Devitra terus menghimbau warga agar dapat memaksimalkan fungsi damkar sebagai penyelamat jiwa di Payakumbuh dari bencana yang bisa saja terjadi. Dengan memencet tombol panik di aplikasi polisiku, atau menelpon ke hotline : 0752-92913.

“Kita siap melayani dengan sepenuh hati, namun kami berharap masyarakat jangan jadikan nomor telepon ini untuk dihubungi iseng-iseng ya, ngeprank apalagi, karena ini menyangkut nyawa manusia, bisa dilacak nomornya,” kata Devitra. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional