Close

Dalami Rukun Islam ke 5 Sejak Dini, Ratusan Murid TK ikuti Peragaan Manasik Haji

PASANGKAN SELEMPANG— Bunda PAUD Agam Yenni Andri Warman memeasangkan selempang kepada peserta Peragaan Manasik Haji di Auditorium Kampus IPDN Sumatera Barat, Rabu (16/11).

AGAM, METRO–Ratusan murid Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Baso mengikuti Peragaan Manasik Haji di Auditorium Kampus IPDN Sumatera Barat, Kecamatan Baso, Rabu (16/11).

Pembukaan acara tersebut ditandai dengan pemasangan selempang secara simbolis oleh Bupati Agam diwakili Kadis Disdikbud Kabupaten Agam, Isra dan Bunda Paud Kabupaten Agam, Ny Yenni Andri Warman. Turut dihadiri Camat Baso Rio Eka Putra, Bunda Paud Kecamatan Baso Neisya Rio Eka Putra, guru TK se-Kecamatan Baso dan wali murid.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTK) Kecamatan Baso, yang melibatkan sebanyak 20 Taman kanak-kanak, dengan jumlah anak mencapai 428 orang serta guru pembimbing.

Pada kesempatan itu, Bupati Agam diwakili Kepala Dinas Disdikbud Kabupaten Agam Isra mengatakan, kegiatan patut diberikan apresiasi mengingat Manasik Haji ini bisa memberikan perubahan dampak positif bagi akhlak dan pikiran pada anak.

“Mari kita bersama dukung kegiatan Manasik Haji demi terwujudnya Agam generasi muda yang lebih madani,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Bunda Paud Kabupaten Agam Ny Yenni Andri Warman menyebutkan, peragaan Manasik Haji ini dapat mengasah akhlak dan prilaku anak, sehingga nantinya akan memiliki sifat mulia yang tertanam dalam diri mereka sendiri.

“Mudah-mudahan kegiatan Manasik Haji ini dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk menjadi muslim yang lebih baik, sekaligus untuk mendalami rukun islam yang ke-5 sejak dini,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa kegiatan Manasik Haji juga merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Agam dalam bidang pembangunan sumber daya manusia yang untuk menjadikan Agam yang madani dan sejahtera.

“Tak kalah penting, kegiatan ini bermanfaat bukan hanya kepada anak didik saja, tetapi bagi guru-guru serta wali murid juga. Oleh sebab itu kegiatan ini harus terus dilakukan sehingga karakter anak untuk kedepannya bisa terbentuk,” ujarnya mengakhiri. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top