Menu

Dalam Meningkatkan Produksi di Kota So­lok, Petani Harus Mengikuti Perkembangan Teknologi Pertanian

  Dibaca : 210 kali
Dalam Meningkatkan Produksi di Kota So­lok, Petani Harus Mengikuti Perkembangan Teknologi Pertanian
SERAHKAN—Wakil Wali Kota Solok Rahmadhani Kirana Putra menyerahkan proposal kelompok tani kepada anggota DPRD Provinsi Sumbar Daswippetra.

Wakil Wali Kota So­lok, Ramadhani Kirana Putra me­nilai, saat ini an­dalan bagi para petani dalam menggarap lahan harus mengikuti per­kem­bangan teknologi per­ta­nian. Untuk itu, dalam men­dorong produktivitas hasil pertanian, para pe­tani harus memaksimalkan pemanfaatan dan fungsi teknologi pertanian ter­sebut.

Hal itu diungkapkan Ra­ma­dhani ketika men­dam­pingi Anggota DPRD Pro­vinsi Sumbar Daswippetra dalam Reses per­se­ora­ngan, di Pondok Taman Kota Kalumpang, Kelu­ra­han VI Suku Kota Solok, Senin (9/8), Ramadhani mengatakan, bantuan pe­me­rintah bagi petani da­lam menggarap lahan sa­wah dengan menggunakan peralatan dengan tek­nologi sangat diharapkan. Sehingga melalui anggota DPRD provinsi, harapan para petani dapat diper­juangkan untuk men­da­patkan bantuan dari peme­rintah provinsi.

Pembangunan per­ta­nian sebagai motor peng­gerak roda perekonomian, secara umum telah di­tetapkan sebagai kerangka landasan dalam sasaran umum kebijakan Kemen­terian Pertanian RI tahun 2020 – 2024.  Hal tersebut juga menjadi salah satu acuan pemerintah daerah dalam mewujudkan sektor pertanianyang maju, man­diri dan modern.

Dengan peningkatan kualitas dan kuantitas pro­duk pertanian yang di­hasilkan petani di Kota Solok, secara otomatis akan memperkuat daya saing di pasar-pasar yang ada. Baik di pasaraan tra­disional  maupun pangsa pasar moderen.

Dinas Pertanian Kota Solok diharapkan menyu­sun rencana kerja dan program strategis dan ber­kelanjutan dalam pem­bangunan pertanian. Apa­lagi bahan pangan hasil pertanian sangat berkai­tan dengan hajat hidup orang banyak.

Harus ada perubahan kearah lebih baik terhadap sistem dan paradigma pem­bangunan pertanian di kota Solok. Pertanian tidak hanya sebagai sarana pe­menuhan kebutuhan na­mun harus berorientasi bisnis.

Pemerintah Kota Solok lanjutnya mendorong para petani di wilayah Kota Solok memproduksi pupuk organik alami secara man­diri sebagai upaya me­ngurangi ketergantungan pada pupuk kimia dalam bercocok tanam. “Kita ha­rus menggali potensi sum­ber daya lokal yang ter­sedia disekitar kita untuk pengembangan pertanian dan perternakan,” kata Ramadhani

Kombinasi yang baik antara sektor pertanian dan peternakan akan mem­berikan keuntungan bagi petani dan peternak. Dari hasil sampingan per­tanian bisa dijadikan pa­kan, sementara hasil sam­pingan ternak juga bisa dijadikan pupuk organik.

Pengembangan sektor pertanian dan peternakan memang menjadi salah satu perhatian bagi pe­merintah Kota Solok. Tidak sedikit masyarakat yang menggantungkan hidup­nya pada sektor tersebut.

“Perlu alih teknologi yang sudah dikembangkan, sehingga petani dan pe­ternak juga mampu untuk mengelola sumberdaya yang ada dalam mengem­bangkan usaha yang dila­kukan,” papar Ramadhani.

Rahmadhani me­ngu­capkan terimakasih ke­pada bapak anggota DPRD Sumbar Daswippetra yang telah melakukan resesnya di Kota Solok. Dia berharap Daswippetra selalu men­jadi mitra strategis Pemko Solok dalam mense­jahte­rakan masyarakat. “Al­ham­­dulillah respon luar bi­asa dari bapak Das­wip­petara dalam mem­ba­ngun Kota Solok,” sebut Ra­madhani.

Sementara itu, Ang­gota DPRD Provinsi Sum­bar Daswippetra menga­takan, tujuan Reses per­seorangan adalah menye­rap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat atas berbagai persoalan dari bawah. Di samping itu kegiatan ini juga untuk memberikan per­tang­gung­jawaban secara moral dan politis kepada kontituen di daerah pemilihan sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam peme­rinta­han.

­Daswippetra pada ke­sem­patan itu, menyorot tentang mahalnya biaya pertanian saat pengolahan dan pasca panen yang sa­ngat membebani petani, khususnya di Kota Solok.

“Kepada seluruh ke­lompok tani agar segera mungkin mempersiapkan proposal untuk diberikan kepadanya untuk dilan­jutkan kepada dinas terkait dalam membantu keltan dalam meningkatkan pro­duksi pertanian,” ujar Das­wippetra.

Dalam kesempatan itu, Wawako Solok Dr.­Ra­ma­dhani Kirana Putra juga berkenan menyerahkan secara langsung proposal dari salah satu kelompok tani kepada anggota DPRD Provinsi Sumbar Das­wip­petra untuk diperjuangkan ke Dinas Pertanian Provinsi Sumbar. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional