Menu

Dafit Santoso Ingatkan Taruna “Jangan Biarkan Sejengkalpun Tanah Kita Diambil Bangsa Lain”

  Dibaca : 95 kali
Dafit Santoso Ingatkan Taruna “Jangan Biarkan Sejengkalpun Tanah Kita Diambil Bangsa Lain”
KETERANGAN PERS— Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Dafit Santoso saat menjelaskan kepada wartawan kunjungan KRI Bima Suci ke Padang, Sumbar.

PADANG, METRO
Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlanatamal II) Laksamana Pertama TNI Dafit Santoso memberikan wejangan yang tegas kepada 85 orang calon pimpinan TNI AL (Taruna/ni) di Mako Lantamal II, Minggu (11/10). Dalam amanatnya, Dafit Santoso menegaskan kepada taruna dan taruni untuk tetap bekerja dengan Ikhlas dan mengingatkan kepada taruna taruni untuk menjaga NKRI.

“Jangan biarkan sejengkalpun tanah kita diambil bangsa lain. Ini harus diingat, karena anda anda adalah calon pimpinan TNI AL di masa mendatang,” tegas Dafit Santoso didampingi, Komandan KRI Bima Suci Mayor Laut (P) Waluyo.

Dikatakan, kedatangan KRI Bima Suci ke Kota Padang, Sumbar Sabtu (10/10) dengan agenda Genderang Suling, Gita Jala Taruna, selama tiga hari, mengemban tugas untuk mempromosikan daerah daerah di Indonesia, khususnya di Sumbar. Sebelum masa pandemi Covid-19, KRI Taruna/ni ini merupakan duta bangsa di berbagai daerah di dunia.

“Namun untuk saat ini mereka cukup mengarungi NKRI saja dengan membawa misi untuk mempromoskan masing masing wisata daerah dan keunggulan lainnya,” ujar Dafit Santoso.

Selain itu sebut Dafit Santoso, kegiatan Taruna ini dinamai Operasi Kartika Jalan Krida (KJK) Taruna Angkatan Laut Angkatan 67 atau Taruna Tingkat Tiga.

Para Taruna nantinya mengimplementasikan ilmunya yang didapat di kelas dans elama dalam pelayaran dengan KRI Bima Suci. Mereka terdiri dari Korps Pelaut, Teknik, Elektro dan Suplay. Kegiatan ini menempuh beberapa pelabuhan di Indonesia yang dimulai dari surabaya pada 26 Sweptember 2020 lalu, rencananya akan kembali ke Surabaya pada 2 Januari 2021 nanti.

“KRI Bima Suci akan menyinggahi sebanyak 11 pelabuah dengan jarak tempuh 9910 Nm,”tandas Dafit Santoso.

Sementara itu Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Waluyo kepada POSMETRO mengatakan, bahwa kedatangannya para taruna taruni sebanyak 85 orang, 10 orang diantaranya adalah taruni itu untuk menjalankan misi negara untuk mempromisikan Indonesia di dunia.

Dikatakan Waluyo, bahwa KRI Bima Suci adalah sejenis kapal latih buatan galangan Contrucoon Navelas Freire Shipyard di Vigo, Spanyol Barat,pengerjaannya hampir dua tahun. Kapal yang memiliki panjang 111,20 meter, lebar 13,65 meter, kedalaman draft 5,95 meter, tinggi tiang 49 meter yang tertinggi dan tinggi dek utama 9,2 meter. Kapal yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Waluyo itu adalah jebolan AAL tahun 2000 atau angkatan 46.

Selain itu sebut Waluyo, kapal ini berfungsi sebagai kapal latih Taruna Angkatan Laut memiliki peralatan canggih terutama pada sistem Navigasinya. Dilengkapi dengan sistem penyulingan air laut menjadi air tawar.

“Untuk jumlah yang ikut dalam pelayaran ini berjumlah 85 orang taruna./ni, 10 orang taruni, pengaush 18 orang, dan 85 orang ABK dari KRI Bima Suci,” sebut Waluyo. Acara yang tetap mengacu pada protokol Covid-19 dengan menggunakan masker menjaga jarak pada para Taruna dan Taruni maupun undangan yang hadir. (ped)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional