Menu

Daerah Zona Merah Dievaluasi Forkompinda

  Dibaca : 63 kali
Daerah Zona Merah Dievaluasi Forkompinda
PIMPIN RAPAT— Bupati Padangpariaman Suhatri Bur pimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19.

PADANGPARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, bersama forkompinda melaksanakan rapat evaluasi penanganan Covid-19

Saat itu bupati menyampaikan evaluasi dari forkopimda tentang penerapan PPKM, vaksin di sekolah sekolah, vaksin di lingkungan Dinas Kesehatan, persoalan biaya operasional satgas perlu diperhatikan.

“Zona merah bukan ketakutan, tapi bagaimana kita menerapkan protokol kesehatan dan mengantisipasi diri kita dari penyebaran covid-19, dan menerapkan aturan dari WHO,” ujar Bupati Suhatri Bur, kemarin.

Katanya, kesiapan rumah sakit, rumah-rumah isolasi mandiri nagari dan melengkapi satgas.

“Kita berada di zona merah karena banyaknya pasien meninggal di rumah sakit terkonfirmasi covid-19 ber- KTP Padangpariaman, walaupun meninggalnya tidak di Padangpariaman” ungkapnya.

Dikatakan, masyarakat banyak yang tidak mem­percayai covid-19 dan mengatakan bahwa covid hoaxk, mainset seperti itu yang harus dirubah, karena covid-19 ancaman kesehatan masyarakat.

“Masyarakat banyak yang tidak mempercayai covid-19 dan mengatakan bahwa covid hoaxk, mainset seperti itu yang harus kita rubah, karena covid-19 ancaman kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Dengan kedisiplinan katanya, pola kehidupan masyarakat, traking yang akurat insya Allah sece­patnya  akan bisa kembali ke zona hijau.

Sementara Kapolres Padangpariaman  AKBP Dian Nugraha menyatakan sudah melakukan sosialisasi dari tahun lalu, dan untuk saat ini siap melaksanakan aturan dari Kemendagri demi kembalinya Padangpariaman ke zona hijau.

Kemudian Kapolres Kota Pariaman menyatakan 5 target, merubah kebiasaan, meningkatkan angka kesembuhan, penurunan angka positif, peningkatan perekonomian.

Katanya, instruksi Kemendagri PPKM diperpanjang sampai 28 Juni 2021, mendorong implementasi PPKM di Padangpariaman.

“Kami akan mendorong vaksin harus dilaksanakan. Kami akan bantu operasi rutin daerah yang rawan terjadinya keramaian,” ujarnya.

Selanjutnya, Dandim Letkol Titan Jatmiko menga­takan semua pihak harus mencegah agar zona merah yang didapatkan ini menjadi tidak terkontrol, harus menerapkan zonasi dengan menutup semua tempat yang menimbulkan keramaian.

“Kita harus bisa menyadarkan masyarakat bahwa covid-19 benar-benar ada,” tambahnya meng­akhiri.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional