Close

Curi Kota Infak Masjid Al Mu­jahi­din Sawahlunto, 2 Remaja Terekam CCTV, Ditangkap Beberapa Jam usai Beraksi

Kapolres AKBP Ricardo Condrat Yusuf.

SAWAHLUNTO, METRO–Tak sadar aksinya te­rekam CCTV, dua remaja yang nekat mencuri kotak infak di Masjid Al Mu­jahi­din, Kolok Mudik, Keca­matan Barangin, persis di seberang Pengadilan Aga­ma Kota Sawahlunto, akhir­nya ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Sawah­lunto, Jumat malam (1/10) sekitar pukul 22.15 WIB.

Kedua remaja tersebut diketahui  JW (16) yang sudah putus sekolah dan DD (16) berstatus pelajar SMA. Mereka diringkus Polisi di kediamannya ma­sing-masing di wilayah Talawi. Dari penangkapan itu, Polisi juga menyita barang bukti uang tunai RP 1,2 juta yang merupakan uang hasil pencurian kotak infak masjid.

Kapolres AKBP Ricardo Condrat Yusuf  membe­narkan melalui Kasat Res­krim Iptu Roy Sinurat me­ngatakan, kedua remaja tersebut melakukan aksi­nya pada Jumat (1/10) seki­tar pukul 04.02 WIB. Pe­r­buatan kedua pelaku pen­curian itu terekam jelas oleh CCTV yang dipasang pada masjid tersebut.

“Penjaga masjid me­nya­darinya setelah pukul 04.20 WIB, saat hendak menunsaikan shalat subuh. Setelah dicek dari rekaman CCTV, terlihat dua orang yang mencuri kotak infak di masjid,” kata Iptu Roy Sinurat, Minggu (3/10).

Ditambahkan Iptu Roy Sinurat, penjaga masjid bernama H Jasman selan­jutnya menghubungi pe­ngu­rus masjid, Wasdi Bakh­tiar yang langsung meng­hubungi Polsek Barangin untuk membuat laporan tertulis terkait pencurian kotak amal yang diper­kirakan isinya Rp 4 juta.

“Menindaklanjuti la­poran itulah, tidak sampai 24 jam  kedua pelaku dici­duk di Dusun Binasi, Desa Talawi Mudik, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. Mudahnya pengungkapan kasus ini tidak terlepas dari bantuan rekaman CCTV pada masjid tersebut, kare­na wajah kedua pelaku terlihat jelas sehingga iden­titasnya cepat terungkap,” ujar Iptu Roy Sinurat.

Iptu Roy Sinurat me­nuturkan, barang bukti yang diperoleh dari kedua pelaku  berupa uang sisa hasil pen­curian Rp 1.232. 000, satu pakaian yang digunakan pelaku, satu helai kain sa­rung dan satu unit sepeda motor yang dipakai kedua pelaku untuk ke lokasi.

“Saat ini kedua pelaku sudah ditahan di Mapolres. Kita masih terus me­laku­kan pengembangan untuk mengungkap dimana saja pelaku melakukan aksinya. Satu pelaku putus sekolah dan satu lagi masih pel­ajar,” pungkas Iptu Roy Sinurat. (pin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top