Close

Cuaca Ekstrem, Dilarang Pergi Mandi Balimau! Alfiadi: Cegah Kerumunan dan Klaster Baru Corona

Alfiadi, Kepala Sat Pol PP Kota Padang

TAN MALAKA, METRO
Warga Kota Padang diminta untuk tidak melakukan tradisi mandi balimau di tempat lokasi wisata. Selain akan mengundang keramaian dan dikhawatirkan terjadi penularan virus corona (Covid-19), balimau di lokasi pemandian bisa mengancam keselamatan karena cuaca ekstrem yang diprediksi masih berlangsung beberapa pekan mendatang.

Kepala Sat Pol PP Kota Padang, Alfiadi kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak ikut mandi-mandi atau balimau jelang Ramadhan. Petugas Pol PP akan melakukan pemantauan untuk menegakan edaran terkait larangan tersebut.

“Edarannya kan sudah ada. Jadi hendaknya dipatuhi. Karena banyak pertimbangan yang membuat kebiasaan yang tak sesuai syariat agama itu tidak boleh dilaksanakan lagi,” sebut Alfiadi.

Ia menjelaskan, saat ini kondisi masih dalam suasana pandemi Covid-19. Kota Padang masih dalam kategori zona kuning. Jika ada momen-momen keramaian lagi tanpa terkontrol, Kota Padang bisa kembali terancam kembali ke zona merah.

“Kita tak mau kita kembali ke zona merah. Makanya tradisi balimau itu dilarang. Apalagi itu tak sesuai syariat agama. Jika balimau dilakukan dikhawatirkan terjadi kerumunan dan bisa menyebabkan terjadi klaster baru,” ulas Alfiadi.

Tak hanya itu, saat ini kondisi cuaca juga sangat tidak bagus. Hujan atau air bah bisa datang secara tiba tiba karena cuaca yang ekstrem. Warga diharapkan tidak mandi-mandi di sungai karena bisa berbahaya.

Pihaknya, kata Alfiadi akan mengetahkan petugas Pol PP untuk melakukan pemantauan agar dan sekaligus melarang masyarakat menjalani tradisi tersebut.

Larangan tradisi balimau ini sama seperti tahun sebelumnya. Dimana tahun lalu, tradisi sehari jelang Ramadhan ini juga dilarang. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top