Menu

Covid-19 Menyerang, Pasar Raya Lengang

  Dibaca : 1210 kali
Covid-19 Menyerang, Pasar Raya Lengang
SEPI— Suasana Jalan Permindo di Pasar Raya Padang terpantau sepi pada Selasa, (14/4). Meski toko buka, namun pedagang mengeluhkan tak ada pembeli

PERMINDO, METRO
Suasana lengang begitu terasa di Pasar Raya Padang. Pedagang mengeluhkan tak adanya pembeli. Selasa (14/4), di kawasan Jalan Permindo, banyak toko-toko tutup. Kalaupun ada kedai yang buka, nyaris tak ada pembeli.

“Sepi sekali sekarang. Tak ada yang datang membeli,” sebut salah seorang pedagang, Rika.

Ia pun terlihat sangat menjaga jarak dengan setiap pembeli yang datang. Hal ini menyusul telah ada pedagang yang ada persis di depan kedainya yang sudah kena corona.

“Nan kadai dimuka alah kanai. Makonyo agak takuik pulo awak,” sebut wanita ini sambil menunjuk pada sebuah kedai di seberang jalan persis di depan kedai miliknya.

Hal berbeda juga terlihat di kedai yang menjual berbagai pakaian wanita ini. Dimana biasanya dijaga beberapa orang karyawan, namun sekarang kedai itu hanya ada dua orang saja. “Sebagian sudah berhenti,” sebut Rika.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh seorang tukang parkir di kawasan Jalan Permindo. “Nan punyo kadai tu lah kanai mah. Makonyo tutuik kadainyo,” sebut pria berkulit hitam ini sambil menunjuk kedai yang juga ditunjuk pemilik toko pakaian tadi.

Sang juru parkir yang memakai masker yang menyerupai sebo ini juga mengaku kalau pendapatannya menurun karena pembeli sepi. Secara otomatis, yang parkir juga tak ada.

Kondisi yang sepi juga terlihat di kawasan pasar bertingkat. Di bangunan ini banyak sekali kedai yang tutup. Kalaupun ada yang buka, tak ada pembeli yang singgah.

“Singgahlah ni. Mau cari apo tu,” sapa mereka kepada satu atau dua orang yang kebetulan berlalu lalang di sana.

Terlihat sekali bedanya. Ancaman virus corona ternyata tak hanya membuat nyali pembeli ciut untuk berkunjung ke pasar, tetapi juga pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal mengakui, aktivitas jual beli di Pasar Raya memang jauh berkurang. Orang ke pasar hanya untuk membeli hal yang penting-penting saja, seperti kebutuhan pokok.

“Sesuai anjuran pemerintah, kalau tak karena sesuatu yang penting, sebaik ya tak usah keluar. Social distancing. Demi keselamatan kita bersama. Kalaupun harus keluar, wajib pakai masker,” sebut Endrizal. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional